80% Lulusan Prodi Pariwisata USU Tak Kuasai Bahasa Inggris
Terdapat sekitar 80 persen mahasiswa lulusan program studi (Prodi) pariwisata Universitas Sumatera Utara (USU) tidak dapat mengusai bahasa Inggris dengan baik. Akibatnya, banyak di antara mereka yang kalah bersaing.
“Ini berdasarkan laporan dari Ketua Program Studi Pariwisata Asmyta Surbakti kepada saya beberapa waktu lalu dan kenyataannya cukup mengejutkan,” kata Dekan Fakultas Sastra USU Syaifuddin Edwin di Medan. Padahal setiap tahun minat masyarakat masuk program studi ini cukup tinggi. USU juga melepas ratusan para alumni perguruan tinggi negeri itu untuk bekerja di berbagai bidang.
Laporan itu cukup mengejutkan pihak fakultas. Karena itu, pihaknya mencoba solusi atau alternatif lain untuk menambah pengetahuan mahasiswanya akan pemahaman bahasa Inggris. “Karena bahasa Inggris adalah hal yang sangat penting untuk menunjang dalam mengahadapi persaingan di dalam bidang industri dan juga merupakan bahasa yang mendunia, bagaimana jadinya mereka menghadapi turis asing yang datang ke Indonesia kalau mereka sendiri tidak mengerti bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya,” ujar Syaifuddin Edwin.
Untuk mengurangi hal tersebut, pihaknya dengan Ketua Jurusan Pariwisata dan Rektorat USU akan menambah bobot mata kuliah bahasa Inggris kepada mahasiswa pariwisata. “Khusus bagi mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya akan kami beri semacam les tambahan bahasa Inggris ataupun bahasa asing lainnya agar mereka lebih siap menghadapi dunia kerja,” papar dia.
Menurut Asmyta Surbakti, Ketua Program Studi Pariwisata, Fakultas Sastra USU, lemahnya penguasaan bahasa asing disebabkan mahasiswa sangat jarang mengikuti diskusi ataupun seminar-seminar yang di adakan dikampus yang dapat menambah wawasan perkembangan dunia. “Sangat minim wawasannya. Mereka lebih banyak terfokus pada rutinitas kuliah semata, bahkan habis kuliah langsung pulang,” ujarnya.
Hal senada juga dikemukakan oleh pengamat pendidikan Medan Nur Ahmad Fadhil Lubis. Penguasaan bahasa Inggris di kalangan mahasiswa belum dianggap suatu kebutuhan penting yang harus dipenuhi sehingga tidak banyak yang bisa menguasainya saat ini.
“Ini karena bahasa Inggris belum dianggap kebutuhan penting oleh seluruh mahasiswa pada umumnya,” tandas Fadhil. Padahal dengan kemampuan berbahasa Inggris, maka bisa memudahkan mahasiswa berinteraksi dengan dunia luar untuk menyerap pengetahuan dari luar . Khusus untuk bidang pariwisata, peluang itu akan semakin besar karena merupakan sektor yang sangat membutuhkan penguasaan bahasa Inggris. “Harus bisa, bagaimana dia mampu berinteraksi dengan orang lain (wisatawan) jika bahasa Inggrisnya buruk,” bebernya lagi.
Menurut Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Association Of Indonesia Tours and Travel (ASITA) Ben Sukma, bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa yang mutlak dikuasai lulusan pariwisata karena sangat dibutuhkan untuk berinteraksi dengan wisatawan mancanegara. “Harus, itu merupakan bahasa utama untuk bekerja di perhotelan. Bagaimana dia mau melayani tamu kalau tidak bisa bahasa Inggris. Itu juga tergantung levelnya di mana, kalau waitress (pelayan) mungkin tidak perlu mahir berbahasa inggris, tetapi kalau supervisor harus pandai,” beber dia. (ivn32)
Cinta Indonesia Tak Harus Anti Bahasa Asing
Kecintaan kita terhadap bahasa Indonesia bisa kita wujudkan dengan berbagai macam cara. Namun, jangan sampai cara mewujudkan kecintaan itu lantas kita anti terhadap bahasa asing seperti misalnya bahasa Inggris. Demikian penuturan pengamat pendidikan Arief Rachman.
Menurutnya, berbahasa asing dalam kehidupan sehari-hari bukanlah suatu kesalahan.
Pendapat itu disampaikan Arief dengan berdasarkan pada kajian sosiolinguistik yaitu kajian interdisipliner yang mempelajari pengaruh budaya terhadap cara suatu bahasa digunakan.
Dalam hal ini, bahasa berhubungan erat dengan masyarakat suatu wilayah sebagai subyek atau pelaku berbahasa sebagai alat komunikasi dan interaksi antara kelompok yang satu dengan yang lain. Read more
Bule Itu Malah Ingin Belajar Bahasa Indonesia
Di tengah – tengah tren masyarakat Indonesia yang gemar mempelajari serta menggunakan bahasa asing di antaranya bahasa inggris untk kepentingan khususnya di bidang industri, hal sebaliknya yang terjadi justru dirasakan oleh para pelaku bisnis yang berasal dari luar negeri.
Para pebisnis itu justru mendesak Badan Bahasa Kementerian Pendidikan Nasional untuk segera membuatkan Pusat Pengkajian Bahasa Indonesia di luar negeri untuk mempermudah mepelajari dan memahami bahasa indonesia sendiri.
Read more
Berinvestasi dengan Belajar Bahasa Asing
Mencari pekerjaan memang bukan suatu perkara yang mudah. Ribuan bahkan jutaan mahasiswa yang baru lulus kuliahnya berlomba-lomba mencari pekerjaan untuknya sendiri. Tak jarang juga mereka punya ijazah dari luar negeri yang selalu dievaluasi lebih baik oleh para pencari kerja. supaya anda jangan dikalahkan oleh mereka maka anda yang punya pendidikan tinggi, tingkatkan potensi diri Anda dengan memperkaya diri lewat belajar bahasa asing, tentunya selain bahasa Inggris yang sudah menjadi bahasa kedua di dunia kerja.
Berikut ini merupakan tempat-tempat yang nantinya akan membuka lapangan kerja untuk anda yang punya keahlian dalam berbahasa asing :
Industri Kesehatan
Industri kesehatan di berbagai negara di dunia kini semakin berkembang. misalnya Singapura, yang menjadikan lokasi tujuan untuk kesehatan. Sekarang ini Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pun menjelaskan rencananya menjadi rumah sakit terlengkap di Asia dan dunia. dengan perkembangan ini, rumah sakit nantinya tidak memerlukan orang-orang yang mampu berbahasa asing supaya dapat berkomunikasi dengan pasien-pasien dari negara asing. Anda tidak akan pernah tahu, siapa yang akan datang melalui pintu rumah sakit bertaraf internasional itu. Dan Pekerjaan yang nantinya akan dibutuhkan misalnya Suster terdaftar, paramedis, asisten dokter, administrasi kesehatan.
Industri Hospitality
Spa, resort, dan hotel menolong para tamunya untuk menikmati waktu berlibur dan membuat mereka bagaikan raja dan ratu. semakin berkembangnya turisme Bali dengan dinobatkannya Bali sebagai destinasi spa terbaik di dunia ini, membuat makin banyak orang dengan kemampuan berbahasa asing dibutuhkan. pastinya untuk bisa berkomunikasi dengan para tamu yang datang dari berbagai penjuru dunia. Dan Pekerjaan yang nantinya akan dibutuhkan misalnya Concierge, manajer resort, manajer hotel, penerima tamu, pramuwisma.
Industri Pendidikan
Salah satu aspek dari berkembangnya globalisasi adalah makin banyaknya orang asing yang menetap di suatu negara. Dengan menetapnya mereka, berikut keluarganya, makin banyak pula anak-anak yang membutuhkan sekolah bertaraf internasional. Di sekolah-sekolah internasional ini, akan dibutuhkan para tenaga yang bisa berbahasa asing untuk menghubungkan sekolah, anak, dan orangtua. Dan Pekerjaan yang nantinya akan dibutuhkan misalnya Tenaga pengajar, konselor, instruktur, administrasi.
Industri Penegak Hukum
Salah satu pekerjaan dari para penegak hukum adalah untuk mewawancarai tersangka atau pun mencari kebenaran. Jika Anda pernah menyaksikan film serial CSI, mungkin Anda sudah bisa membayangkan, betapa kejahatan bisa terjadi kapan saja, di mana saja. Entah itu untuk mencari tahu kebenaran atau untuk mengerti apa yang terjadi dalam sebuah konflik, akan dibutuhkan orang yang bisa berbahasa asing. Ini juga berlaku di dunia perhubungan, misalnya penyelundupan oleh warga negara asing yang butuh pengacara, dan lainnya.
Dan Pekerjaan yang nantinya akan dibutuhkan misalnya Petugas polisi, penyelidik, penerjemah untuk tersangka kriminal dengan kewarganegaraan asing, petugas bea cukai, dan lainnya.
Industri Customer Service
Setiap aspek customer service adalah berhubungan dengan orang lain. Tergantung dari tempat Anda bekerja, Anda mungkin akan bertemu pengunjung atau tamu yang datang dari berbagai latar belakang, dan bisa jadi tidak mampu berbahasa Inggris. Dengan keahlian Anda mampu berbahasa asing, akan meningkatkan kemungkinan Anda diterima di dunia customer service, karena ini berarti Anda mampu menjaring dan melayani banyak pihak.
Dan Pekerjaan yang nantinya akan dibutuhkan misalnya Petugas sales, petugas demo, supervisor toko ritel, spesialis komputer, customer service representative.
Industri Keuangan
Uang tak selalu diam dalam satu benua, jadi di dunia keuangan, entah Anda adalah seorang teller bank, atau CEO sebuah bank peluang berjangka, Anda akan berurusan dengan euro, yen, baht, dan lainnya, termasuk bahasa yang datang bersamanya.
Dan Pekerjaan yang nantinya akan dibutuhkan misalnya Teller, penasihat keuangan, bankir investasi, akuntan.
Industri Komunikasi
Bekerja di bidang media, menulis untuk publikasi, ataupun berbicara di depan orang, membutuhkan keahlian dalam memainkan kata. Semakin banyak yang Anda ketahui dalam berbahasa dan berucap, makin banyak yang bisa Anda kerjakan bersama berbagai pihak. Entah itu memudahkan Anda berbicara dengan reporter dari negara lain, atau mewawancarai orang untuk mencari berita, mampu berbahasa asing dengan lancar membuat pekerjaan Anda lebih mudah dan membuat nilai Anda lebih berharga.
Dan Pekerjaan yang nantinya akan dibutuhkan misalnya Penerjemah, public relations, jurnalis, media relations officer.(bbg.008)
Bahasa Indonesia Diminati di Thailand
“Bahasa Indonesia kini kian digemari masyarakat di Thailand,” jelas salah satu dari seorang diplomat Negara kita Indonesia. pendapat tersebut susah untuk dibuktikan karena tidak adanya statistik resmi tentang banyaknya jumlah warga Negara Thailand yang belajar bahasa Indonesia dari tahun ke tahunnya.
pendapat pun di keluarkan oleh Prof Dr Didik Sulistyanto, atase pendidikan dan kebudayaan pada KBRI Bangkok, bertambahnya jumlah perguruan tinggi di Negara Thailand yang telah menawarkan pengajaran bahasa Indonesia dapat menjadi salah satu indicator untuk Indonesia.
dalam dunia pendidikan, bahasa Indonesia kini mulai dilirik dan diamati oleh kalangan dosen dan peneliti ilmu sosial setidaknya sejak pertengahan akhir tahun 1970-an yang lalu.
salah satu dari seorang dosen senior ilmu politik Wittaya Sucharitanarugsa dari Chulalongkorn University, Bangkok, mengaku, bahwa dia terlebih dahulu belajar bahasa Indonesia secara intensif di Australia sebelum meneliti Indonesia. Belakangan ini dia juga bermukim di Salatiga, Jawa Tengah, selama sekitar setahun.
Pemandu wisata
Di luar dunia akademik atau dunia pendidikan yang telah ditekuni oleh Wittaya, bertanbahnya minat atau keinginan belajar bahasa Indonesia ini ternyata membuat suatu peluang kerja untuk beberapa warga Negara Thailand. Salah satu seorang dari mereka adalah Chaisak Promyong.
Chaisak menuturkan, sebagian besar orang Thailand yang belajar bahasa Indonesia merupakan para pemandu wisata dan pedagang batu berharga. Meski pun tidak adanya laporan resmi, namun kelihatannya tingkat kunjungan orang Indonesia ke negeri Gajah Putih ini meningkat tajam jumlahnya setiap tahunnya.
smentara itu, diplomat dan tenaga profesional yang mau dan akan dikirim ke Indonesia juga dimintai instansi masing-masing belajar bahasa Indonesia tingkat dasar.
Chaisak Promyong mengaku, dia memperolah suatu kesulitan untuk mendapatkan sarana dan media bagi yang mengasah kemahirannya dalam berbahasa Indonesia, khususnya yang cocok dengan keperluan lokal.
pendapat dari Atase Pendidikan Bapak Didik Sulistiyanto, Pemerintah Indonesia melalui beberapa langkah untuk mengatasi kekurangan guru dan pengajar, termasuk menyiapkan pelatihan untuk guru dan menerbitkan media pembelajaran bahasa Indonesia. (bbg.005)
Cara Belajar Bahasa Inggris
December 4, 2011 by asep
Filed under Tips Belajar
Cara Belajar Bahasa Inggris itu sangat beragam sesuai dengan keingin seseorang masing-masing. Misalnya saja, Ada orang belajar bahasa inggris dengan cara membawa kamus bahasa inggris kemanapun ia pergi, Ada juga orang belajar bahasa inggris dengan cara mencoba menghapalkan kata-kata yang ada dalam kamus kamus, dan tak sedikit pula orang belajar bahasa inggris dengan cara bernyanyi, ada juga orang belajar bahasa inggris dengan cara pergi ke pantai kuta lalu langsung ngobrol sama bule yang ada di sana, dan ada pula yang belajar bahasa inggris ini dengan cara kuliah langsung di jurusan bahasa inggris, tapi kalau anak-anak itu biasanya belajar melalui gambar-gambar yang diberi bahasa inggris pada tepi gambar itu supaya mudah di ingat, dan tidak sedikit pula orang yang belajar bahasa inggris dengan membaca-baca artikel pelajaran bahasa inggris gratis di internet seperti yang Anda lakukan saat ini.
Entah bagaimana cara anda untuk belajar yang penting ,bagaimana cara yang kita lakukan dalam belajar bahasa inggris ini yang pada akhirnya kita bisa dan paham berbahasa inggris. Maksudnya anda benar-benar bisa dan lancer berbahasa inggris, bukannya hanya bisa sedikit-sedikit. Seharusnya kan kita lebih baik bisa sungguhan dari pada bisa sedikit-sedikit bukan. Bisa dikit-dikit berbahasa inggris itu tidak menyenangkan sekali karena kita belum mampu untuk membantu diri kita sendiri dalam mencari penghasilan tambahan dari bahasa inggris contohnya, kita tidak snggup mengajari anak-anak kita berbahasa inggris. Dan jika sebaliknya kalau bahasa inggris lancer maka anda akan dengan mengalir bagai air.
Anda pasti sudah memiliki cara sendiri untuk belajar bahasa inggris ini. Saya tidak akan pernah bilang sesuatu cara belajar bahasa inggris itu jelek karena tipe seseorang belajar itu berbeda-beda. Yang paling penting adalah yang lagi-lagi saya bilang adalah HASIL-nya yaitu bisa berbahasa inggris. Banyak caranya belajar bahasa inggris itu. Jika suatu saat cara yang anda gunakan anda anggap kurang berhasil maka ganti cara yang lain yang lebih efektif. Cara yang paling jitu dan sangat baik dalam belajar bahasa inggris itu adalah “belajar terus sampai bisadan lancar”. Kita boleh ganti cara ini cara itu atau begini begitu yang penting sudah saya bilang tadi yaitu hasilnya kita belajar yaitu “bisa”, maka terus saja belajar sampai satu kata yang kamu inginkan yaitu “bisa”.
Saya cuma akan memberi dorong kepada anda, agar anda mendapatkan sendiri cara yang paling cocok, cepat dan yang paling pas dengan cara belajar kamu sendiri. Dan itu tidak akan terlepas dari niat yang sangat kuat untuk benar-benar bisa berbahasa inggris. Tanpa adanya niat yang sangat kuat, maka percayalah, 10 tahun Anda belajar pun tak akan lancer dan bisa berbahasa inggris. Itu telah banyak bukti, kita sekolah SD, SMP, SMA sampai kuliah kan belasan tahun belajar bahasa inggris, dan banyak orang ketika ditanya apakah bahasa inggrisnya bisa diandalkan? Jawabnya pasti “sedikit sedikit”. Sudah pasti itu semua karena kurangnya niat kita untuk belajar bahasa inggris. masa sih belajar bahasa saja butuh belasan tahun dan baru bisa sedikit-sedikit padahal ini kan hanya belajar ngomong doang, belajar mendengarkan doang, belajar menulis dan membaca doang.
Sekali lagi yang paling utama adalah niat, atau keinginan, atau kemauan. Jika anda mau bisa berbahasa inggris, dan benar-benar mau bisa, dan ingin pasti bisa, dan keinginan anda itu sangat kuat maka Anda sendiri akan secara otomatis menemukan cara-cara yang tepat untuk anda lakukan.
Nah, setelah kemauan yang kuat untuk bisa bahasa inggris tadi sudah tebenam dalam hati anda, dan anda telah mendapatkan cara apa yang akan dilakukan untuk belajar misalnya ikut kursus terdekat dengan Anda, atau membeli kaset, atau praktek langsung ke teman anda yang sudah bisa, atau paksa-paksa diri untuk menulis atau mungkin cara yang anda temukan akan bisa menjadikan anda pandai bahasa inggris justru dengan mengajar anak SD, atau apa saja cara yang anda temukan maka langkah selanjutnya adalah benar-benar mengerjakan apa yang anda niatkan tersebut. Tidak cukup hanya mau dan ingin atau niat saja bukan. (bbg.004)
Guru Berperan Penting dalam Peningkatan Bahasa Indonesia
Guru punya peranan yang sangat penting dalam peningkatan mutu berbahasa Indonesia di sekolah, karena siswa di luar lebih menyukai memakai bahasa gaul.
“Peran guru disekolah sangat diperlukan dalam membimbing siswa dalam pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan benar. Namun bahasa gaul pun tidak dpat untuk dilarang, asalkan itu tidak masuk dalam ranah atau acara kegiatan resmi,” ucap Ketua Bidang Pembinaan Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, Mustakim, di Bandarlampung, beberapa hari yang lalu.
Mengenai seberapa besar pengaruh bahasa gaul terhadap pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan benar, Bapak Mustakim pun mengatakn, sampai saat ini belum ada penelitian tentang hal tersebut.
Akan tetapi, bahasa gaul tersebut tidak dapat kita larang, karena hal tersebut tumbuh dan berkembang di masyarakat kita sekarang ini yang akan menjadi alat komunikasi efektif.
“tapi, hal itu akan terbiasa ketika para remaja khususnya pelajar dan mahasiswa masuk ke suasana pekerjaan nanti , dan akan meninggalkannya bahasa gaul itu. Jadi bahasa gaul tidak perlu di kawatirkan,” jelas nya.
Mustakim pun mengatakan, para pelajar dan mahasiswa saat mereka berbicara pada forum resmi, mereka akan meninggalkan bahasa gaul itu dan beralih menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar tentunya.
Terkait masalah dan hal tersebut, pemakaian bahasa asing yang ada dalam acara televisi, Mustakim pun mengatakan, tak ada pelarangan sama sekali asalkan cocok dengan suatu kebutuhan dan penempatannnya saat ranah yang tepat.
“Jika itu penempatannya jelas untuk orang asing,” tutur dia, sebelum menjadi pembicara pada pertemuan koordinasi lintas instansi dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Di lain pihak, Asisten Bidang Umum Pemprov Lampung, Heru Karwadji pun menjelaskan, pihaknya akan terus menggalakkan dan memperhatikan pemakaian bahasa Indonesia secara baik dan benar.
“Boleh saja memakai istilah asing saat bicara, akan tetapi harus pada situasi tempatnya yang sesuai. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan membudayakan penggunaan bahasa Indonesia,” ujar Heru Karwadji saat di temui. (bbg.003)
Potensi Ekspor Software Pendidikan Masih Besar
Perkembangan dunia teknologi dapat kita manfaatkan untuk member dukung an kepada dunia pendidikan saat ini. Ini dapat terwujud dengan terciptanya piranti lunak (software) pendidikan yang dapat membantu kita dengan meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air kita Indonesia.
Software tersebut Adalah PesonaEdu yang sudah melakukan hal tersebut. Tak mau sendirian PesonaEdu yang di dunia internasional dikenal dengan nama Amazing Edu mengajak banyak developer bersinergi untuk menembus pasar ekspor dunia.
Pendapat dari Direktur Marketing PesonaEdu, Hari S Chandra, pihaknya sudah melihat software edukasi tersebut yang merupakan produk yang masih baru di dunia dalam lima tahun terakhir ini.
“maka dengan demikian, persaingan di dunia global ini relative lebih mudah dibanding animasi film dan games,” kata Hari S Chandra di kantornya, Jakarta, beberapa waktu yang lalu.
Hari mengevaluasi peluang tersebut dengan dapat dicarinya para developer Indonesia yang handal. Apalagi sekarang ini di Indonesia sudah mempunyai banyak pemain di tingkat dunia, yakni PT PesonaEdu dan PT SSI.
“Karena itu, ada peluang yang sangat besar di dunia untuk memasarkan software edukasi,” jelasnya dengan menilai.
Kompetisi atau persaingan di dalam negeri terhadap produk luar negeri pun relatif lebih mudah.
mengenai hal yang Terkait dengan kebutuhan terhadap software ini, Hari S Chandar mengatakan, tahun ini sekiranya Rp 1,75 triliun dari Kemendikbud dan keperluan primer dunia pendidikan mencapai 1,4 miliar siswa.
untuk para developer Indonesia Hari, menawarkan beberapa bentuk kerja sama, seperti ekspor sendiri ke luar negeri atau lisensi bersama PesonaEdu ke luar negeri.
“Developer juga dapat menjual produknya ke PesonaEdu dengan sistem jual putus. Kami menghargai dengan nilai Rp 30-45 juta untuk 10-15 lembar karya developer,”ucap Hari S Chandra.
Lisensi bersama dalam mengekspor software edukasi dapat dilakukan dengan pembagian 50:50 bagi yang di luar negeri. Sedangkan penjualan di dalam negeri, pembagiannya 70 persen untuk developer dan 30 persen untuk PesonaEdu.
Sementara itu, sebelumnya, Sekjen Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Indonesia (MIKTI), Hari Sungkari menyatakan, software edukasi adalah salah satu yang akan dikembangkan.
“Kita ingin, para developer bisa menikmati kekayaan dari royalti atau lisensi yang diterima dengan karya-karyanya. Industri ini hanya bisa maju jika kita tumbuh bersama,” ungkap Hari Sungkari.
Software PesonaEdu, merupakan kurikulum software. Ini berarti software tersebut dikembangkan berdasarkan kurikulum nasional yang berlaku di Indonesia.
Terdapat lebih dari 1.500 halaman animasi dan simulasi interaktif yang dikembangkan sejak 1986 dan telah diekspor ke 23 negara di dunia.
Software ini juga telah mendapat berbagai penghargaan dalam negeri dan International. Seri PesonaEdu terdiri dari versi lengkap offline untuk sekolah dan versi online untuk guru, siswa, dan orang tua. Versi lengkap offline untuk sekolah dapat dioperasikan dalam jaringan dan dilengkapi dengan koleksi soal.
Sedangkan versi lengkap online dikhususkan untuk guru, orang tua, dan siswa yang membutuhkan alat bantu belajar yang memiliki simulasi interaktif dengan harga yang terjangkau. Materi pembelajaran dapat di-download dan diaktivasi via internet dalam satuan bab atau topik.
Untuk kebutuhan ekspor ke berbagai negara di dunia, PT Pesona Edukasi menggunakan brand AmazingEdu Software. Ini tersedia dalam concise version untuk individu dan full version untuk Sekolah.
Sekolah nasional plus dan international dengan bahasa pengantar di kelas menggunakan bahasa Inggris, dapat juga membeli Seri AmazingEdu Software. (bbg.002)
40 Negara Pelajari Bahasa Indonesia
Paling tidak sedikitnya ada 40 negara di belahan bumi ini sudah mempelajari Bahasa kita yaitu bahasa Indonesia sebagai bahasa asing pada suatu sektor pendidikan di sekolahnya, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.
“Bahasa Indonesia saat ini kian banyak digemari oleh masyarakat bumi ini, faktanya sampai sekarang ini kurang lebih 40 negara sudah mempelajari Bahasa Indonesia sebagai bahasa asing,” jelas salah satu dari seorang guru besar Fakultas Sastra Universitas Hasanuddin (Unhas), DR Aspar Rahman di Makassar.
Dosen itu pun mengatakan, sebagai bukti dari ketertarikan negara asing mempelajari bahasa kita yaitu bahasa Indonesia, pada bulan Oktober yang lalu pernah diadakan konferensi internasional pengajaran Bahasa Indonesia bagi seorang penutur asing yang digelar di Unhas makasar Sulawesi selatan.
Pendapat dari dosen Unhas ini Aspar Rahman, dengan kian banyaknya pihak luar yang mempelajari Bahasa Indonesia saat ini, ini berarti menunjukkan bahwasanya bahasa Indonesia yang telah lahir dari Sumpah Pemuda tersebut mempunyai potensi yang sama dengan bahasa lainnya sebagai bahasa asing di dunia yang populer di dunia ini.
“Melalui Bahasa Indonesia ini, masyarakat dunia bisa mengenal lebih dekat budaya dan bangsa Indonesia yang beraneka ragam itu,” tutur pak dosen ini.
Berkaitan dengan hal itu, ucap Aspar Rahman, tak mengherankan apabila jika saat ini telah banyak lembaga-lembaga Bahasa Indonesia yang dikembangkan dan di lestarikan, baik di dalam maupun di luar negeri.
“Dengan mengajarkan Bahasa Indonesia kepada pihak asing, maka bisa kita menghubungkan pemahaman lintas budaya melalui pengajaran yang dikembangkan di luar negeri dan ini merupakan suatu kesempatan baik untuk kita mengenalkan kebudayaan bangsa kita kepada dunia luar,” katanya.
dan Negara-negara yang sangat intens mempelajari dan mengembangkan Bahasa kita ini sebagai bahasa asing di sekolah mereka, di antaranya adalah Jepang, Malaysia, Singapura dan Australia. (bbg.001)
The Private – Solusi Pendidikan di Rumah
March 4, 2009 by admin
Filed under The Private
Comments Off
Selamat datang di kursus-privat.com. Web dari lembaga bimbingan belajar privat The Privat. Satu-satunya lembaga kursus privat professional, paling lengkap dan berpengalaman.
Kami menghadirkan kemudahan bagi Anda mencari guru privat yang bisa datang ke rumah bagi Anda sendiri atau bagi putra/i Anda tercinta. Tidak seperti penyedia jasa guru privat lain (konvensional), ThePrivate menyediakan profil guru-guru kami. Jadi anda dapat memilih guru sesuai kenginan anda. Dan untuk menambah kepuasan Anda, maka beberapa dari guru kami bersedia untuk tidak dibayar pada pertemuaan pertama (Anda cukup mengganti biaya transportasi guru kami). Sehingga pada pertemuan pertama tersebut Anda dapat menilai kualitas guru kami, apakah memenuhi kriteria Anda atau tidak. Anda masih kurang puas?
Untuk saat ini kami hanya melayani untuk daerah Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek). Kami menyediakan banyak guru untuk berbagai bidang:
| SD | Matematika, IPA,IPS, English, Bahasa Indonesia |
| SMP | Matematika, Fisika, IPS, English, Bahasa Indonesia |
| SMU/K | Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, English, Ekonomi, Akuntansi, Sejarah |
| Bahasa Asing | English, Mandarin, Arab, Spanyol, German, Perancis |
| Komputer | MS Office, Autocad, Archicad, 3D Max, PHP, MySql, HTML, Java, Linux, Web Design |
| Musik | Gitar, Bas, Piano, Organ, Drum, Biola |
Jika Anda tidak menemukan kualifikasi guru yang tidak sesuai dengan keinginan Anda (mungkin karena lokasi tidak cocok atau karena gender guru yang tidak cocok atau karena hal lain) Anda bisa menghubungi kami. Begitu pun juga bila Anda memiliki pertanyaan atau pun saran dan kritik, silakan hubungi kami.
Sedangkan bagi Anda yang berminat untuk menjadi salah satu anggota guru di The Private silakan mendaftar di menu Menjadi Guru.
The Privat – Bimbingan Belajar Privat



Sebuah terobosan baru dari 