Tips Belajar Efektif
March 9, 2009 by admin
Filed under Tips Belajar
Tips Belajar Efektif ala The Private — Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr/pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik.
Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :
1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.
2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.
3. Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.
4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.
5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, temanatau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman.
6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.
7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.
8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.
Semoga tips cara belajar yang benar ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua.
Tips Memilih Guru Privat
March 5, 2009 by admin
Filed under Tips Belajar
Tips Memilih Guru Privat bagi Orang Tua. — Cukup banyak para orang tua yang pusing ketika melihat hasil belajar anak yang tak kunjung membaik. Walaupun sudah diikutkan berbagai macam les dan kursus privat, nilai sang anak tetap juga tidak berubah. Apakah penyebab dari semua ini, salah guru privat, anak atau mungkin orang tua?
Menurut penelitian yang kami lakukan, ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini:
Pertama, mungkin anda selaku orang tua, kurang memahami kemauan anak dengan selalu memaksakan kehendak anda kepadanya.
Kedua, mungkin ada masalah belajar yang dialami oleh anak anda, cobalah konsultasikan dengan guru privat, guru kelas atau bimbingan konselingnya,
Ketiga, kemampuan anak yang tidak pada bidang tersebut. Jika nilai matematika anak anda merah, cobalah lihat nilai anak anda pada mata pelajaran lain, pasti anak anda mempunyai nilai menonjol dibandingkan dengan mata pelajaran lain.
Keempat, coba rubahlah gaya belajar, ruangan belajar baik dari segi pencahayaan, warna kamar, letak AC, dan dekorasi rak buku. lakukan perubahan ini bersama anak anda.
Setelah memperhatikan faktor internal, coba perhatikan faktor eksternal, misal bagaimana lingkungan sekolah anak anda, baik teman-temannya maupun cara pengajaran gurunya serta pengajaran guru privatnya. Untuk anda yang hendak memilih guru privat ada beberapa tips yang bisa anda coba:
1. Guru Privat yang Muda, Nah, guru privat seperti ini biasanya memiliki sejuta ide buat membangkitkan semangat belajar anak anda.
2. Yang sesuai dengan kompetensinya, jika guru matematika maka disarankan berasal dari jurusan matematika
3. Lihat cara mengajarnya, biasanya mahasiswa kependidikan mempunyai nilai plus untuk hal ini.
Semoga tips memilih guru privat ini bermanfaat bagi Anda.
10 Tips Bermanfaat Saat Ujian
March 4, 2009 by admin
Filed under Tips Belajar
Sepuluh Tips Saat Ujian:
Ketika Anda melakukan ujian, Anda sedang mendemonstrasikan kemampuanmu dalam memahami materi pelajaran, atau dalam melakukan tugas-tugas tertentu. Ujian memberikan dasar evaluasi dan penilaian terhadap perkembangan belajarmu. Ada beberapa kondisi lingkungan, termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang mempengaruhimu dalam melakukan ujian.
Sepuluh tips untuk membantu Anda dalam mengerjakan ujian:
1. Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.
Bawalah semua alat tulis yang Anda butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.
2. Tenang dan percaya diri.
Ingatkan dirimu bahwa Anda sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik.
3. Bersantailah tapi waspada.
Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan Anda mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak.
4. Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)
Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika Anda membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.
5. Jawab soal-soal ujian secara strategis.
Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang Anda ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya Anda kerjakan adalah:
- soal paling sulit,
- yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya,
- memiliki nilai terkecil.
6. Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.
Mula-mulai, abaikan jawaban yang Anda tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat Anda abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika Anda tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila Anda yakin akan koreksi yang Anda lakukan.
7. Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.
Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin Anda tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak Anda diskusikan dulu.
8. Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.
Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.
9. Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.
Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah Anda menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa Anda telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.
10. Analisa hasil ujianmu.
Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.
Sumber: Landsberger, Joe. Ten Tips for Test Taking (dari CD MEDIA UM-UGM)
Belajar Komputer Dari 0 Sampai Menjadi Kompasianer
Waktu itu pertengahan September 2007. Suhu udara sangatlah menggerahkan. Maklumlah Kota Kupang sebagai ibu kota Nusa Tenggara Timur identik dengan kegersangan dan suhu udara yang memanggang kulit. Saya bersama 50-an mahasiswa semester III, Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah (PBSID) Universitas Nusa Cendana Kupang, sudah duduk di depan komputer. Ibu dosen mata kuliah Aplikasi Komputer (Aplikom) mulai menghidupkan LCD Projector lalu berkotek-kotek tentang seluk-beluk pengoperasian komputer bagi pemula.
Tak satu juga penjelasan dosen yang saya mengerti, apalagi digunakan istilah komputer yang baru saya dengar seperti mouse, keyoard, start, microsoft office, backspare, enter, save, dan sebagainya. Jantung hanya berdetak keras dan darah sepertinya membanjir dalam nadi di siang bolong. Ruang kuliah komputer (Pusat Komputer, Universitas Nusa Cendana, Kupang) yang sudah tertutup, tidak ber-AC dan berdebu melengkapi penderitaan saya tentang kegagapan teknologi.
Layar monitor komputer yang di hadapan beberapa teman kemudian menyala, berwarna hitam bertuliskan windows lalu berwarna biru sampai menampilkan gambar (desktop backgroud) dengan beberapa gambar kecil di dalamnya (shortcurt). Entah tombol apa yang ditekan lagi, teman-teman saya itu lalu mulai mengetik tulisan di layar monitor komputer.
Saya makin bingung dan berkeringat dingin. Saya bertanya kepada teman di belakang dan samping kiri tentang cara mengoperasikan komputer namun mereka rupanya juga senasib dengan saya. Ketika berpaling ke teman di samping kanan, dia sepertinya baru mau menyalakan komputer. Rupanya dia cukup menguasai pengoperasian komputer. Walau demikian, saya tidak bertanya kepadanya namun hanya melihat dan mengikuti cara dia menekan tombol-tombol di komputer. Syukurlah, walau dengan jari yang kaku dan gemetaran, akhirnya saya berhasil membuka microsoft office word dan mulai mengetik. Kesulitannya adalah saya memerlukan beberapa detik untuk mencari dan menekan satu huruf saja dikeyboard.
Setelah beberapa menit, saya berhasil mengetik dua baris puisi. Di tengah semangat yang bergelora untuk belajar menggunakan komputer, listrik padam mendadak. Kuliah Aplikom akan dilanjutkan pada minggu berikutnya. “Huh!” Saya kesal namun senangnya luar biasa karena untuk pertama kalinya dalam hidup, pada waktu itu saya berhasil memegang komputer secara langsung hingga mengetik dua baris puisi.
Sewaktu duduk di bangku kelas III SMA pada 2006, memang ada mata pelajaran Teknik Informasi Komputer (TIK) namun mata pelajaran baru itu hanya untuk murid kelas I dan III. Akibatnya saya dan teman-teman seangkatan tidak bisa belajar tentang komputer. Saya juga tidak bisa belajar secara otodidak karena di ibu kota kecamatan, tempat tinggal saya waktu itu, komputer hanya bisa dilihat di instansi-instansi pemerintah. Tempat kursus komputer atau rental komputer juga belum ada.
Setelah tamat SMA, saya melanjutkan pendidikan di Prodi PBSID, Universitas Nusa Cendana, pada 2006. Dengan kegagapan teknologi, saya datang dari Niki niki, sebuah ibu kota kecamatan yang berjarak 149 Km dari Kota Kupang. Waktu itu, telepon genggam saja tidak bisa dioperasikan apalagi komputer. Setiap tugas dari dosen yang harus diketik dengan komputer, saya serahkan kepada petugas rental komputer yang menjamur di Kota Kupang. Walau sudah membayar jasa pengetikan dan print out,hasilnya kerap menjengkelkan karena tulisan tangan saya diketik tanpa memperhatikan tanda baca dan sering kurang huruf. Mungkin karena petugas di rental itu mengetiknya dengan terburu-buru lalu tida mengieditnya.
Belajar Microsoft Word Belajar 10 Trik Cepat Menggunakan Microsoft Word
December 8, 2011 by asep
Filed under Tips Belajar
Belajar Microsoft Word ini akan mempelajari tentang 10 trik cepat menggunakan Microsoft Word cepat. Kini saya akan coba memposting ini untuk kamu yang mau belajar yang akan menolong kamu lebih simple dan lebih mudah dalam melakukan pekerjaan ini dengan Microsoft Word kamu. Cara atau triks Belajar Microsoft Word ini saya dapatkan secara tidak sengaja saat saya membaca sebuah majalah tentang Tips Komputer, sebab menurutku ilmu ini sangat berharga dan penting sekali tentunya itu sangat perlu saya posting untuk kamu. Saya berharap agar trik Belajar Microsoft Word ini akan sangat menolong kamu dan mempermudah pekerjaan kamu dengan Microsoft Word yang kamu miliki.
Dibawah ini trik atau cara Belajar Microsoft Word tentang 10 trik cepat menggunakan Microsoft Word :
- Ctrl + Shift + > : Digunakan mempercepat untuk merubah ukuran font bertambah besar.
- Ctrl + Shift + < : Digunakan mempercepat untuk merubah ukuran font bertambah kecil.
- Shift + F3 : Digunakan merubah kata yang diketikan menjadi hurup kapital atau sebaliknya tanpa memblok kata yang diketikan tersebut.
- Ctrl + Shift + k : Digunakan merubah kata yang diketikan menjadi hurup kapital atau sebaliknya namun harus terlebih dahulu memblok kata yang ingin dirubah.
- Ctrl + Del : Digunakan menghapus kata-kata yang berada di sebelah kanan kursor.
- Ctrl + Backspace : Digunakan menghapus kata-kata yang berada di sebelah kiri kursor.
- Ctrl + c : Digunakan untuk mengCopy kata-kata yang telah diblok.
- Ctrl + v : Digunakan untuk menempelkan kata-kata yang telah dicopy.
- Ctrl + 1 & Ctrl + 2 : Digunakan untuk mengubah spasi, dari spasi satu menjadi spasi dua.
- Shift + Alt + : Digunakan untuk memindahkan dengan cepat paragraf tempat kursor diletakan. (tanda panah)
saya sangat berharapkan Trik Belajar Microsoft Word ini bisa menolong kamu dalam bekerja memakai Microsoft Word yang kamu miliki.
Selamat mencoba dan semoga ini bermanfaat untuk kamu. (bbg.015)
Cara Mudah Belajar Bahasa Asing
December 8, 2011 by asep
Filed under Tips Belajar
Pada kenyataannya system atau cara paling mudah untuk sukses dalam belajar bahasa asing adalah berkutat langsung dalam lingkungan yang memakai bahasa tersebut, dan latihan memakainya di kehidupan sehari-hari. Pembelajaran bahasa asing seperti ini sangat jelas nampak pada anak-anak. Karena otak mereka seperti spons atau busa yang menyerap bahasa yang sehari-hari yang telah didengar olehnya. Sedangkan otak orang dewasa sudah melewati “golden age” ini, namun bukan tidak berarti tidak bisa dilatih karena jika belajar otak orang dewasa pun akan dengan mudah belajar hal tersebut.
Terinspirasi oleh kata-kata Mediansyah “Percaya Diri Menulis Dalam Bahasa Inggris Walau Dengan Kemampuan Pas-pasan”), saya menjadi tertarik untuk membuat artikel ini. Dan dibawah ini ada beberapa tips belajar bahasa yang saya kumpulkan dari banyak guru bahasa asing yang pernah mengajar saya, baik di sekolah maupun di berbagai tempat kursus bahasa asing yang pernah saya ikuti.
1. Belajarlah dalam suasana yang menyenangkan
Cara tersebut sebenarnya berlaku untuk semua jenis pembelajaran. Otak manusia akan lebih mudah menyerap dan menyimpan memori dalam keadaan senang. Jadi dalam suasana menyenangkan pembelajaran yang diberikan lebih mudah terpatri di kepala. Khusus untuk mempelajari bahasa, suasana menyenangkan ini bisa diperoleh melalui visual, auditori, maupun kinestetik. Sesame Street yang diadopsi Indonesia menjadi Jalan Sesama adalah salah satu contoh penggabungan ketiga unsur tersebut, sambil melihat dan mendengar, anak-anak diajak bergerak dan berpikir juga. Bagi anak-anak tontonan seperti ini cukup banyak dan variatif, contoh lainnya adalah film Blue’s Clue dan Dora the Explorer.
Bagaimana dengan orang dewasa? Menonton film, atau mencoba ikut menyenandungkan lagu favorit merupakan salah satu dari metoda pembelajaran dalam suasana yang relaks sehingga otak lebih mudah mencernanya.
Semakin tinggi tingkat kemampuan bahasa usahakan semakin besar penyerapan yang diperoleh. Bila awalnya menonton VCD dengan terjemahan, maka coba semakin ditingkatkan dengan menonton VCD/DVD yang mengeluarkan suara dan teks dalam bahasa yang sedang dipelajari. Kalau mula-mula belajar syair lagu dari down load teks dari internet, lama-lama coba dengarkan lagu. Catat kata-kata yang tertangkap oleh telinga, baru dicocokkan dengan teks yang dimiliki.
2. Belajarlah dengan panduan yang benar
Belajar dengan panduan yang benar, berarti mendapatkan sumber pembelajaran yang benar. Bila menonton VCD atau DVD maka terjemahan yang tampak bukan terjemahan asal-asalan yang malah menyesatkan.
Satu hal yang paling penting dalam belajar bahasa adalah keberadaan Kamus. Mempunyai kamus yang baik adalah salah satu syarat utama. Seringkali orang yang baru belajar malas menggunakan kamus cetak biasa karena terlalu tebal, sehingga mereka memilih kamus elektronik yang kurang komprehensif. Hal ini membuat pembelajaran kosa kata kurang terjadi, dan tidak jarang pilihan kata yang diberikan malah salah. Kehadiran kamus daring di internet cukup berguna, karena biasanya mereka bisa memunculkan lebih banyak padanan kata yang dibutuhkan.
Tebalnya ukuran cetakan kamus yang baik biasanya juga membuat orang malas membawanya kemana-mana, karena itu bisa juga memilih kamus saku (pocket dictionary) terbitan penerbit yang terpercaya.
Ada baiknya juga membuat kamus pribadi, artinya setiap menemukan kata baru catat dalam catatan pribadi anda, serupa dengan kamus pribadi. Hal ini akan mempermudah mempelajarinya karena catatan pribadi pasti lebih sesuai dengan karakter pembelajaran diri anda.
3. Belajarlah dengan berpikir dalam bahasa tersebut
Nasehat yang ini terutama untuk tingkat pembelajaran yang sudah cukup tinggi, intermediate to advance, dengan anggapan kumpulan kosa kata mereka sudah cukup banyak.
Tahapan ini memang yang tersulit bagi mereka yang memulai pembelajarannya di usia yang tidak terlalu muda lagi. Tetapi berhasil melalui tahap ini juga berarti membuat jalan pintas di otak dalam berbicara secara aktif. Saya merasakannya ketika belajar bahasa Perancis. Karena kamus bahasa Perancis yang ada pada tahun 80an masih sangat terbatas maka awalnya saya menggunakan kamus Perancis-Inggris (di luar kamus Perancis-Indonesia yang saat itu masih sangat tipis). Kebetulan bahasa asing pertama yang saya pelajari sejak SMP memang bahasa Inggris. Hal ini mengakibatkan saya seringkali harus berpikir lama sebelum mampu mencari satu kata. Otak saya mencari padanan kata Inggris dari bahasa Indonesia, lalu dari Inggris mencarinya lagi ke dalam bahasa Perancis. Lumayan panjang dan melelahkan kan?!
Seorang pengajar dari CCF (Pusat Kebudayaan Perancis) yang native speaker mengajarkan untuk menggunakan kamus Perancis-Perancis, sama seperti saya menggunakan juga kamus Inggris-Inggris dalam memperbanyak kosa kata bahasa Inggris. Membaca kamus satu bahasa seperti ini memang lebih melelahkan karena terkadang kata yang digunakan dalam penjelasan juga tidak kita kenali. Tetapi terbiasa membaca keterangan dalam bahasa yang sama membuat kita lebih cepat terbiasa berpikir dalam satu bahasa. Yang masih agak sulit bagi saya adalah untuk bertukar bahasa bila berada dalam lingkungan yang benar-benar multibahasa. Sementara teman-teman saya bisa bertukar bahasa Inggris, Perancis, Spanyol, atau Jerman dengan mudah, maka saya masih bingung bila sedang berbahasa Inggris dan tiba-tiba harus bercakap dengan orang lain dalam bahasa Perancis.
4. Belajarlah dengan banyak berlatih menggunakannya
Kunci dari kekurang suksesan saya berganti bahasa dalam percakapan aktif seperti di atas adalah karena kurang berlatih. Sama seperti semua pembelajaran lainnya, latihan merupakan kunci utama kelancaran berbahasa secara aktif.
Ketika pernah memperoleh kesempatan berada di Perancis, dan hanya bertemu dengan orang-orang berbahasa Perancis maka sekembalinya saya ke Indonesia kemajuan bahasa Perancis saya meningkat sangat pesat. Tapi setelah sebulan berada di tanah air, sedikit demi sedikit kemampuan itu terkikis lagi.
Kemudian, ketika saya masih aktif bergaul dengan komunitas berbahasa Perancis, maka saya masih cukup PD untuk mengantar mereka berkeliling dengan berbahasa Perancis. Sekarang setelah sekian lama tidak terpapar bacaan, tontonan, maupun kesempatan berbahasa Perancis secara aktif, maka saya kembali menjadi pengguna bahasa ini secara pasif. Jadi selain belajar, berlatih menggunakannya secara terus menerus akan membantu meningkatkan kemampuan berbahasa itu sendiri. (bbg.013)
Manfaat Bimbel Dengan Cara Les Privat
December 5, 2011 by asep
Filed under Tips Belajar
Didalam sekolah biasanya ada beberapa penyebab yang mempengaruhi anak berfikir dalam memahami pelajaran, diantaranya adalah cara mengajar gurunya di sekolah yang kurang dipahami atau tak disenangi oleh sang anak. Atau, tempat belajarnya yang kurang mendukung, misalnya ruang kelas terlalu ramai dan berisik sehingga sangat menganggu konsentrasi belajarnya.
Maka, selain belajar di sekolah, anak perlu mengulang pelajarannya di rumah atau di luar sekolah. Tapi sayangnya, banyak orang tua yang kesulitan mendampingi disaat anaknya belajar di rumah karena kesibukannya, atau pelajaran sang anak sendiri belum tentu dipahami orang tuanya. Read more
Tips Agar Anak Cinta dan Mau Belajar Musik
April 7, 2009 by admin
Filed under Tips Belajar
Untuk mengajarkan anak cinta musik, Anda tak perlu harus jadi maestro untuk hal itu. Cukup ciptakan lingkungan yang mencintai musik. Caranya?
* Bernyanyilah bersama si kecil
Setiap kali mendengar nyanyian di radio, tape, atau teve, ikutlah bersenandung. Tak usah khawatir jika suara Anda sumbang, serak, atau tak hapal syairnya. Yang paling penting, buat interaksi musik ke diri anak dan tunjukkan bahwa Anda mencintai musik. Dengan ikut bersenandung atau bersiul, itu sudah merupakan musik merdu di telinga si kecil.
* Hidup bersama musik
Nyalakan radio, tape, atau CD. Biasakan mereka mendengar musik, menari dengan musik, dan ciptakan segala aktivitas dengan musik. Jadikan musik sebagai bagian yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan anak-anak Anda.
* Mainkan segala jenis musik
Anak-anak dapat menerima segala macam jenis musik. Dengan mendengarkan berbagai macam penyanyi dan ragam lagu, berarti Anda sudah melakukan stimulasi untuk menciptakan lingkungan yang musikal. Selain itu, anak juga akan mengetahui kekayaan khasanah musik.
* Ikut Bernyanyi
Bernyanyilah atau siulkan nada-nada awal dari sebuah nyanyian yang dikenal si kecil. Ajak anak untuk melanjutkan atau menyelesaikan kalimat dari lagu tersebut.
* Menonton pertunjukan
Ajak anak menonton pertunjukan atau konser untuk anak-anak seperti operet, balet, atau drama musikal.
* Sediakan bacaan tentang musik
Bacakanlah cerita tentang riwayat hidup musisi terkenal. Selain isi cerita yang menarik, juga bisa menggugah semangat anak untuk makin mencitai musik.
* Ikutkan Les privat musik atau di sebuah sekolah musik
Daftarkanlah anak pada kursus musik atau olah vokal. Di situ, anak akan dilatih bernyanyi, menari, sambil sekaligus belajar mengenal alat-alat musik yang sederhana. Jika anda ingin Anak lebih terpantau perkembangannya dapat dengan memilih les privat musik, guru datang ke rumah Anda
* Menari diiringi musik
Hampir tak ada anak yang tak suka menari. Biasanya mereka menyanyi sambil menari, bahkan berteriak sambil menggerak-gerakkan badannya.
* Unjuk Kebolehan
Jika anak Anda belajar main piano atau alat musik lainnya, mengapa tidak diminta tampil untuk menunjukkan kebolehannya?
Mintalah ia mendemonstrasikan kebolehannya di hadapan nenek-kakeknya dan keluarga besarnya. Buatlah rekaman video dari pertunjukan ini dan berikan sebagai hadiah spesial kepada kakek dan neneknya.
Dengan cara seperti itu, si anak akan merasa bangga dan terpacu untuk lebih mencintai musik.
sumber: novaonline
Tips Supaya Anak Gemar Belajar Matematika
March 18, 2009 by admin
Filed under Tips Belajar
Alangkah bahagianya orang tua bisa melihat anaknya ahli dalam setiap pelajaran. Yang menjadi masalah bagi anak-anak Indonesia biasanya, tidak menyukai pelajaran-pelajaran yang dianggapnya sulit, misalnya matematika.
Biasanya, orang tua akan mengkursuskan anaknya, untuk orang tua yang mampu. Akan tetapi, Anda sendiri sebenarnya bisa memaksimalkan kemampuan matematika anak-anak Anda. Bagaimana caranya? Berikut ini tips bagi Anda yang dirangkai dari berbagai sumber.
1. Pastikan Anak anda mengetahui konsep matematika yang ia pelajari.
Jika anak Anda tidak mengetahui dasar dari matematika, maka anak Anda hanya akan mempeelajari matematika dengan hafalan. Padahal, matematika yang dihafal itu tidaklah ada artinya. Anda dapat memberitahukan dasar-dasar matematika pada mereka, sehingga mereka akan mudah memahami soal-soal yang sulit apabila mereka mengetahui dasarnya.
2. Bantulah mereka dengan menyertakan fakta-fakta.
Penguasaan fakta dasar berarti bahwa anak dapat menjawab pertanyaan kurang dari tiga detik. Rumus praktis dapat Anda anjurkan pada anak Anda agar memperoleh respon yang cepat. Apabila anak Anda belum juga bisa memahami berilah contoh yang nyata. Misalnya, menghitung perkalian dengan memisalkan keramik yang ada pada lantai Anda.
3. Ajarkan pada anak Anda menulis angka-angka dengan teliti.
Duapuluh lima persen kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal matematika ditemukan oleh pengajar adalah kesalahan yang dikarenakan ketidaktelitian sang anak dalam menulis angka-angka. Perbaiki ketelitian anak Anda dalam menulis dan mengolah angka-angka dengan cara meneliti ulang apa latihan yang dia kerjakan.
4. Sediakan kebutuhan, yang digunakan anak Anda untuk belajar matematika, dengan cepat.
Matematika adalah sebuah subjek yang semuanya dibangun dari apa yang sebelumnya telah dipelajari. Seabagai contoh, kegagalan dalam mengetahui dasar masalah perhitungan persen biasanya disebabkan oleh sang anak tidak menguasai masalah desimal.
5. Tunjukkan bagaimana cara menyelesaikan masalah pekerjaan rumahnya
Mengerjakan tugas matematika mempertajam ilmu yang didapat dari sekolah untuk dipelajari di rumah. Ajarkan pada mereka untuk memulai mengerjakan tugas tersebut, dengan membuka buku atau mengulang pelajaran dan contoh-contoh yang telah diberikan oleh guru mereka lewat pelajaran sebelumnya disekolah. Jika kurang jelas, jelaskan padanya sampai ia bisa mengerti.
6. Dorong mereka untuk mengerjakan soal lain.
Jika guru hanya memberikan soal-soal tertentu saja, berilah pada anak Anda contoh soal yang lain. Ingat, semakin anak Anda banyak berlatih makin semakin cepat mereka membentuk kemampuan dan kepercayaan diri mereka.
7. Jelaskan bagaimana cara menyelesaikan masalah soal cerita.
Matematika mempunyai ekspresi, untuk belajar memecahkan masalah, Anda harus memecahkan masalah. Ajarkan pada anak Anda membaca soal cerita berkali-kali. Juga, suruhlah dia untuk menggambarkannya dalam bentuk soal matematika atau diagram.
8. Bantulah anak Anda mempelajari tata bahasa matematika.
Mereka tidak akan dapat matematika secara nyata, tidak pula mempelajari konsep yang lebih menantang tanpa mengetahui tata bahasanya. Periksalah bahwa anak Anda dapat menemukan dan mengikuti masalah yang baru atau bab baru. Jika tidak, ajarkan padanya untuk menggunakan model atau contoh dan masalah yang sederhana terlebih dahulu.
9. Ajarkan pada mereka untuk mengerjakan metematika ?di luar kepala”
Anak-anak kecil harus banyak menyelesaikan masalah perhitungan dengan menggunakan pensil dan kertas. Ketika membantu anak Anda menyelesaikan sebuah soal, bantulah mereka dengan mendiktekannya tanpa harus menuliskannya, sehingga anak akan berlatih menulis matematika sesuai apa yang dibayangkan.
10. Jadikanlah matematika bagian dalam hidup anak Anda.
Matematika akan lebih berarti ketika anak Anda melihat bagaimana pentingnya matematika dalam kehidupan ini, dan dapat dilihat dimana-mana. Dorong mereka menggunakan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, tanyakan pada mereka jarak suatu tumbuhan baru ke suatu titik tertentu.
Sumber : Tempo Online



Sebuah terobosan baru dari 