Tips Belajar Efektif
March 9, 2009 by admin
Filed under Tips Belajar
Tips Belajar Efektif ala The Private — Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr/pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik.
Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :
1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.
2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.
3. Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.
4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.
5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, temanatau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman.
6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.
7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.
8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.
Semoga tips cara belajar yang benar ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua.
Siswa Korea Paling Pintar Membaca dengan Komputer
December 11, 2011 by asep
Filed under Tips Belajar
Para Siswa di Korea Selatan paling pintar membaca saat belajar di sekolah, menggunakan komputer dan internet. Ini merupakan hasil survei yang dilakukan Organisasi untuk Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi (OECD).
Survei yang telah dilakukan atas 19 negara anggota dan bukan anggota OECD itu menyimpulkan, negara yang ada di bawah Korsel adalah Selandia Baru, Australia, Jepang, Hong Kong dan Islandia.
Pada tahun 2009 yang lalu, tes ini memberikan tugas kepada siswa untuk Read more
Kemampuan Berbahasa Inggris di Asia Masih Kurang Efektif
Berdasarkan penelusuran dan penelitian, kemampuan berbahasa Inggris di 44 negara menunjukan, bahasa Inggris bukan merupakan bahasa ibu atau pertama yang digunakan.
Pasalnya temuan itu merupakan hasil penghitungan EF English Proficiency Index (EF EPI). EF EPI adalah indeks pertama yang membandingkan kemampuan berbahasa Inggris orang dewasa di berbagai negara dibelahan dunia.
Pusat Kursus Bahasa Inggris Termurah Dan Terbesar di Indonesia
Persisnya tepat berada di lokasi Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Saya berani berkata kalau di sini adalah pusat kursus Bahasa Inggris termurah dan terbesar di Indonesia pada saat ini.
Coba bayangkan saja, satu program intensifnya saja setiap hari selama 1 bulan dengan pertemuan selama 1,5 jam dibandrol kurang dari 100 ribu. Kontras dengan EF yang bahkan mencapai 1 juta/bulan untuk pertemuan yang hanya 3 kali seminggu.
Namun, memang tempat belajar mengajarnya tidak terlalu mewah yaitu sangat sederhana. Ada yang di dalam ruangan yang dibentuk dari batako tanpa semen dan cat, lalu duduk di kursi kayu. Ada juga di ruangan bersih tapi duduk lesehan. Bahkan ada yang di luar ruangan dengan memanfaatkan gazebo seadanya. Sederhana, namun saya rasa tidak mengurangi makna belajar sedikitpun.
Kemudian saya katakan terbesar karena ada sekitar 30 lembaga kursus bahasa dengan kelebihannya masing-masing. Ada yang terkenal dengan program speakingnya (Dafodiles dan Webster), ada yang jago di grammer (Smart), ada yang punya program khusus TOEFL (Elfast), ada juga yang mempunyai ujian langsung ngobrol dengan turis asing di Bali (Harfard), dan sebagainya. Pilihan tergantung tujuan kita apa yang kita harus pilih.
Ratusan, mungkin ribuan, orang yang sengaja datang ke tempat kursus Pare hanya untuk kursus. Ada yang berasal dari Kalimantan, Sulawesi, Aceh, Lampung, NTB, Bandung, dsb. Bahkan anak Jakarta juga banyak. Ketiga teman sekamar saya kebetulan semuanya dari Jakarta. Beruntung bagi saya, karena jadi tidak terlalu kaget dan risih menghadapi budaya yang baru. Analisis singkat saya, sebagian besar yang kursus di Pare adalah siswa yang baru lulus SMA atau mahasiswa yang juga baru lulus. Dua orang teman sekamar saya sendiri baru lulus UNJ dan Unpad. Satu orang lagi baru lulus SMA.
Mudah untuk menemui Sarjana Sastra Inggris yang kursus di sini. Salah satu teman saya lulusan sastra Inggris dari salah satu kampus swasta terkemuka mengaku pelajaran grammer di sini dalam sekali dan bagus, banyak yang tidak didapatnya sewaktu di kampus. Saya pun mengakui,para pengajarnya di sini sudah sangat expert untuk grammer.
Seperti halnya pusat-pusat pembelajaran di tempat lain, Kampung Bahasa juga menumbuhkan berbagai aktivitas perekonomian di Pare. Banyak tempat-tempat kos yang ditawarkan kepada calon peserta kursus. Ada dua jenis tempat kos, English Area (EA) dan bukan EA. Kalau yang bukan EA, penghuni tempat kos hanya diberi fasilitas tempat tinggal saja. Sedangkan di EA, ada tambahan program yang ditawarkan untuk memperlancar belajar Bahasa Inggris. Ada macam-macam program yang ditawarkan EA. Program dasar adalah wajib berbahasa Ingris di lingkungan kos. Oleh karenanya, kebanyakan penghuni baru langsung mengidap penyakit gagu akut. Kemudian ada beberapa program tambahan lagi, tergantung tempatnya.
Saya hanya bisa mencontohkan satu EA, yaitu Access. Saya tinggal di Access 4 selama 2 minggu. Biayanya 175 ribu/bulan. Dengan uang sebanyak itu, kita sudah diberi fasilitas akomodasi sekaligus 3 program tambahan. Pertama, pk 5.00 – 6.30 adalah latihan membaca expression kemudian menghapalnya. Ada sekitar 10 expression setiap harinya. Ini sangat penting untuk membantu percakapan sehari-hari. Kedua, pada pkl 16.00 – 17.30 ada kelas Pronounciation dengan logat Amrik. Nah disinilah kelebihan Access, pronounce-nya sangat bagus. Lalu, program yang terakhir, pada pkl 18.30 – 20.00, kita diajak berdiskusi, berdebat, presentasi, serta nonton, dsb untuk mempraktekan Bahasa Inggris yang kita pelajari. (ivn10)
Belajar Bahasa Inggris di Jakarta Dengan Cara Yang Unik Dan Efektif
Wall Street Institute kini telah memberikan solusi untuk belajar berbahasa Inggris dengan cara yang unik dan efektif. Belajar bahasa Inggris di Jakarta saat ini sangat populer dan merupakan kebutuhan dasar di beberapa bagian di belahan dunia. Banyak orang mencari tempat belajar bahasa Inggris yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Permintaan akan tenaga profesional di berbagai bidang pekerjaan akan seseorang dengan kemampuan dan keahlian berbahasa Inggris yang baik merupakan standar utama persyaratan kerja.
Mengapa Wall Street Institute berbeda dari kursus lain yang ada dan apa yang membuatnya sukses? Read more
Manfaat Bimbel Dengan Cara Les Privat
December 5, 2011 by asep
Filed under Tips Belajar
Didalam sekolah biasanya ada beberapa penyebab yang mempengaruhi anak berfikir dalam memahami pelajaran, diantaranya adalah cara mengajar gurunya di sekolah yang kurang dipahami atau tak disenangi oleh sang anak. Atau, tempat belajarnya yang kurang mendukung, misalnya ruang kelas terlalu ramai dan berisik sehingga sangat menganggu konsentrasi belajarnya.
Maka, selain belajar di sekolah, anak perlu mengulang pelajarannya di rumah atau di luar sekolah. Tapi sayangnya, banyak orang tua yang kesulitan mendampingi disaat anaknya belajar di rumah karena kesibukannya, atau pelajaran sang anak sendiri belum tentu dipahami orang tuanya. Read more



Sebuah terobosan baru dari 