Inilah Alasan, Betapa Pentingnya Mahir Berbahasa Asing

December 16, 2011 by  
Filed under Berita

Menemukan kesulitan atau ganjalan dalam mempelajari bahasa asing memang sesuatu hal yang sangat wajar. Namun demikian, hal  yang terpenting bukanlah fokus terhadap kesulitan yang menghadang, tetapi seberapa tekun kamu mempelajari kesalahan dan kesulitan di dalam mempelajari bahasa asing tersebut.

Menurut Kolumnis Pendidikan Casey Schwartz, menguasai bahasa asing sangat diperlukan, bukan hanya untuk kebutuhan komunikasi saja, lebih jauh, kemampuan bahasa rupanya bisa mempengaruhi perkembangan otak seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Read more

UMY Buka Prodi Pendidikan Bahasa Inggris

December 16, 2011 by  
Filed under Berita

Penggunaan dan pembelajaran Bahasa Inggris mutlak harus dipelajari seseorang dalam merespons dan menghadapi tantangan pada abad ke-21 ini. Menyikapi tuntutan global tersebut, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) hari ini secara resmi melaunching program studi (prodi) pendidikan Bahasa Inggris yang dianggapnya study yang paling penting sekali saat ini.

Kepala Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMY sendiri yakni bapak Endro Dwi Hatmanto, S.Pd, MA menyatakan, bahwa Prodi Bahasa Inggris hadir karena kebutuhan guru bahasa Inggris yang kompeten di Indonesia masih tinggi.

“Di samping itu, hasil survai yang dilakukan Prodi Bahasa Inggris UMYua menunjukkan, animo masyarakat terhadap prodi pendidikan bahasa Inggris sangat tinggi permintaannya,” kata Endro dalam Seminar dan Launching Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di kampus UMY.
Endro menjelaskan, kompetensi utama Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMY adalah menjadikan lulusannya siap bersaing di pasar kerja. Lulusan prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMY diharapkan, memiliki kefasihan berbahasa Inggris, keahlian melaksanakan pendidikan dan pengajaran, kecanggihan dalam menguasai teknologi pembelajaran, serta kemahiran merancang dan melaksanakan penelitian maupun mengintrepretasikan data secara profesional.

“Kami berharap dapat menciptakan lulusan yang berkompeten dan profesional dalam bersaing di dunia kerja. Apalagi prospek karir dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris masih sangat cerah, baik sebagai guru, dosen, maupun sebagai entrepreneur,” ujar
Endro.

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMY diperkirkan bisa menampung 100 mahasiswa baru melalui tiga gelombang dengan staf pengajar didominasi lulusan S2 dan beberapa lainnya tengah menempuh program S3. Prodi baru ini merupakan satu-satunya prodi yang menggunakan kurikulum berbasis kompetensi sementara di kampus lain masih berdasar standar isi. Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMY nantinya juga akan dielaborasi dengan pendidikan agama Islam.

Sementara itu, dosen sukarelawan dari Teachers of English to Speakers of Other Languages (TESOL) untuk UMY Phil Taylor, M.Ed, mengungkapkan, pada abad 21 ini aspek informasi dan teknologi berkembang sangat pesat di bidang industri. Internet sebagai salah satu
produk teknologi yang canggih yang telah menggunakan bahasa Inggris pada lebih dari satu milyar halamannya untuk memberikan informasi.

“Hal ini dikarenakan  bahwa bahasa Inggris telah menjadi bahasa universal atau bahasa internasional, tak sekadar bagi manusia, namun juga pada internet. Bahasa ini telah memberikan kesempatan bagi manusia untuk mengakses informasi dalam internet tersebut,” ungkap Phil.

Sebagai alat komunikasi, bahasa Inggris telah digunakan oleh sekira 400 juta orang dari negara yang berbahasa Inggris dan 600 juta hingga satu miliar orang dari negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua mereka. Phil menambahkan, beragam makalah penelitian, buku, majalah, dan koran dari seluruh dunia juga menggunakan bahasa Inggris.

“Sekira 95 persen dari penelitian ilmiah yang dipublikasikan telah menggunakan bahasa Inggris, dan hanya 50 persen dari penulis tersebut berasal dari negara berbahasa Inggris,” tutup Phil. (ivn46)

Tinggal di Prancis, Anggun Ajari Anak Bahasa Indonesia

December 15, 2011 by  
Filed under Berita

Meski telah menetap di Prancis, jiwa nasionalis Artis cantik dan seksi Anggun C Sasmi masih kental sekali. Anggun yang telah memiliki seorang anak selalu menggunakan bahasa Indonesia jika berbincang dengan anaknya Kirana diprancis, yang kini berusia 3,5 tahun.

“Aku kalau ngomong sama anakku pakai bahasa Indonesia terus. Buat aku itu penting sekali untuk mengajari anakku untuk berbahasa indonesia. Dia juga enggak pernah ngomong ke aku pakai bahasa Prancis karena aku enggak pernah campurin bahasa sama dia,” ungkap Anggun.

Mengajarkan bahasa Indonesia kepada anak, dianggap Anggun hal yang sangat penting untuk dilakukan. Dia sedih karena banyak sekali anak Indonesia asli yang tidak berbahasa Indonesia dengan baik dan benar.

“Itu amat sangat penting! Buat aku nasionalisme terletak dari bahasa. Kalau sudah mulai memungkiri bahasa sendiri itu artinya memungkiri darah asli sebagai warga negara indonesia. Jadi, bahasa itu penting banget buat aku untuk dipelajari. Jauh lebih penting daripada atribut-atribut yang lain,” tegasnya saat ditemui di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta.

Penyanyi seksi yang beken lewat lagu Tua-Tua Keladi itu mengaku, selalu mengajarkan bahasa Indonesia sebisa mungkin kepada anaknya, walau kadang ada beberapa kosakata yang tidak dimengerti anaknya ketika ia mengajarinya.

“Paling kalau dia nyampur bahasa Indonesia dengan bahasa Prancis, aku tanya kenapa kok pakai bahasa Prancis juga. Dia bilang enggak tahu bahasa Indonesianya apa. Baru nanti aku ajari. Makanya, papanya yang grogi kalau aku lagi ngobrol sama anakku. Salah sendiri dia juga enggak mau belajar bahasa indonesia,” ujarnya sambil tertawa. (ivn44)

Pedofilia Bisa Diketahui dari Caranya Mengetik

December 15, 2011 by  
Filed under Berita

Cara mengetik rupanya sangat menunjang untuk bisa menjadi tolok ukur untuk mengetahui apakah seseorang yang Anda kenal melalui web adalah pedofilia atau bukan.

Profesor Roy Maxion dari Newcastle England University, menggunakan sebuah teknologi mutakhir hasil katyanya sendiri yang dapat menentukan usia seseorang, jenis kelamin dan budaya si pengetik dengan memonitor tekanan, kecepatan dan ritme ketikan mereka.

Bersama dengan timnya, Maxion melakukan penelitian terhadap 50 orang partisipan yang dipasangi sensor elektronik pada jemari mereka. Sensor ini memonitor kecepatan dan pola ketikan mereka.
Read more

24 Mahasiswa ISI Debat Bahasa Inggris

December 14, 2011 by  
Filed under Berita

terdapat 24 mahasiswa dari beberapa fakultas di Institut Seni Indonesia (ISI) berpartisipasi ikut ambil bagian pada debat dengan memakai Bahasa Inggris, untuk persiapan untuk menghadapi kegiatan debat tingkat nasional.

Rektor ISI Denpasar, Prof Dr I Wayan Rai S. saat membuka kegiatan debat itu di Denpasar, sangat menyambut baik dan senang hati dalam kegiatan debat memakai bahasa inggris yang bahasa pergaulan internasional itu sebagai salah satu kegiatan dalam menyambut Dies Natalis ke VI dan wisuda sarjana VII. `

Kegiatan tersebut diinginkan agar supaya bisa meningkatkan kemampuan atau skill Bahasa Inggris para mahasiswanya, dan juga untuk meningkatkan wawasan dan jaringan ke dunia internasional,” tutur nya sambil tersenyum.

Prof Rai pun berharap debat Bahasa Inggris itu sangat mendukung visi ISI Denpasar yang berbasis keunggulan lokal dengan standar internasional.

“Kita sebagai seniman dan desainer tidak bisa lepas dari hubungan dengan dunia internasional, apalagi sekarang zaman globalisasi dan digital informasi sangat progresif perkembangannya,” kata Prof Rai.

karenanya mahasiswa diharuskan agar berusaha meningkatkan kemampuannya dalam berbahasa asing yang satu ini supaya tidak ketinggalan zaman soal perkembangan disiplin ilmu saat ini, khususnya dunia seni yang mereka geluti sekarang.

Lomba debat Bahasa Inggris tersebut dibagi menjadi dua babak, yakni babak penyisihan dan babak final, dengan tim juri beranggotakan Dr I Nyoman Suteja, M.Hum, Ni Ketut Dewi Yulianti, S.S, M.Hum dan Putu Agus Bratayadnya, S.S, M.Hum.

Tim juri setelah melakukan penilaian, menentukan juara I Karina, juara II Kurniawan, Juara III Bagus Adrianto Setiawan, juara harapan I Anak Agung Gede Dhamata dan juara harapan II Shielda Ryandini.

Prof Rai menjelaskan, kegiatan debat Bahasa Inggris tersebut sekaligus persiapan ISI Denpasar ikut ambil bagian dalam dekat Bahasa Inggris tingkat nasional.

Persiapan secara matang itu dengan harapan agar bisa  memperbaiki prestasi yang diraih ISI yang kedepannya semakin baik dan baik lagi.

Hal itu sangat berpeluang, karena mahasiswa dan dosen secara berkesinambungan menggelar debat bahasa Inggris di kampus, sebagai upaya meningkatkan kemampuan berbahasa asing, ujar Prof Rai S. (bbg.030)
 

Bahasa Indonesia Mulai Dipelajari Negara Asing

December 12, 2011 by  
Filed under Tips Belajar

Pada tahun ini, Pusat Bahasa kembali melibatkan para penutur bahasa Indonesia dari negara asing dalam semarak Bulan Bahasa 2011.

Koordinator intern Pusat Bahasa Yeyen Maryani telah menjelaskan, hal ini sesuai dengan kenyataan bahwa bahasa Indonesia sudah mulai dipelajari di berbagai negara diantaranya Australia, Jepang, Korea, Filipina,  Amerika Serikat, Mesir, dan juga China.

Mereka sangat tertarik untuk mempelajari dan memahami bahasa indonesia yang memang gaya bahasanya sangat indah dan menawan fakta ini mencuat karena adanya lagu-lagu yang berasal dari indonesia sering di dengar oleh seluruh negara asing sehingga mereka mulai tertarik untuk mempelajari dan memahami bahasa indonesia secara detail. Read more

Debat Bahasa Inggris Harusnya Masuk Kurikulum

December 11, 2011 by  
Filed under Berita

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) bersama Universitas Diponegoro (Undip) tengah menyelenggarakan Lomba Debat Bahasa Inggris tingkat nasional.
Kegiatan yang diikuti 330 peserta dari seluruh Nusantara bertujuan meningkatkan kemampuan dan keahlian lisan berbahasa Inggris dan daya saing civitas akademika yang dimiliki dalam skala internasional.

“Debat ini tak lain bertujuan meningkatkan daya saing lulusan perguruan tinggi melalui debat ilmiah, kemampuan bahasa Inggris secara lisan, pola pikir kritis dan analitis, akan menciptakan iklim kompetitif  agar mampu bersaing dalam skala nasional Read more

Lulusan Kampus Jepang Tak Fasih Bahasa Inggris

December 11, 2011 by  
Filed under Tips Belajar

Para Alumni perguruan tinggi di Jepang umumnya tidak bisa berbahasa Inggris. Fakta ini mencuat setelah kejutan muncul setelah disalah satu perusahaan toko online terbesar di Jepang, Rakuten.

Mulai tahun depan, perusahaan ini meminta 6.000 karyawannya harus lancar berbahasa Inggris untuk berkomunikasi. Level eksekutif yang tidak bisa memenuhi permintaan ini akan dipecat, serta dimasukkan dalam peringkat dan disimpan dalam file, yang mana bisa menjadi jalan untuk memblokir promosi.

Perubahan dramatis yang dibuat pendiri Rakuten, Hiroshi Mikitani ini membuktikan keyakinan lama bahwa bahasa Inggris merupakan bahasa internasional dan bahasa bisnis global. Hal ini, bagaimanapun, memperlihatkan kondisi jangka panjang atas lulusan universitas Jepang yang tidak fasih dalam bahasa dunia. Read more

Efektif Ajari Anak Belajar Bahasa Asing

December 11, 2011 by  
Filed under Tips Belajar

Selain bahasa ibu, anak perlu menguasai bahasa-bahasa asing lainnya, bahasa Inggris misalnya. Agar cepat fasih, tambah kosakata secara rutin kepada sang anak. Salah satu caranya dengan membiasakan anak membuka kamus.
Bahasa menjadi alat komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan anak akan mengenal bahasa sejak dari dalam kandungan ibu dan setelah lahir, maka bahasa ibulah yang diperkenalkan pertama kali kepada anak.  Dikatakan oleh doktor sekaligus ahli linguistik terapan dari Universitas Katolik Atmajaya Jakarta, Nany Setyono Kurnia, pemerolehan bahasa ibu atau bahasa jati merupakan pemerolehan bahasa yang paling mudah ditangkap oleh anak.

”Bahasa yang dikeluarkan oleh ibu akan didengar dan diterima dengan baik seutuhnya oleh anak dan biasanya akan direkam secara keseluruhan dengan baik,” ungkap pakar linguistik lulusan Victoria University of Welington, Selandia Baru. Read more

Siswa Korea Paling Pintar Membaca dengan Komputer

December 11, 2011 by  
Filed under Tips Belajar

Para Siswa di Korea Selatan paling pintar membaca saat belajar di sekolah, menggunakan komputer dan internet. Ini merupakan hasil survei yang dilakukan Organisasi untuk Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi (OECD).

Survei yang telah dilakukan atas 19 negara anggota dan bukan anggota OECD itu menyimpulkan, negara yang ada di bawah Korsel adalah Selandia Baru, Australia, Jepang, Hong Kong dan Islandia.

Pada tahun 2009 yang lalu, tes ini memberikan tugas kepada siswa untuk Read more

« Previous PageNext Page »