Bahasa Indonesia dan Inggris, Sama Pentingnya

December 9, 2011 by  
Filed under Berita

Institusi pendidikan yang memakai suatu konsep dwibahasa atau bilingual harus didukung penuh oleh sekolah, guru, serta kurikulum dan metode pengajaran yang tepat. Jika tidak dilakukan, bukan cuma berakibat pada sisi akademis dan keterampilan siswa saja, tetapi longgarnya ikatan terhadap penggunaan bahasa nasional dapat berpengaruh buruk pada nasionalisme mereka juga.

Hal tersebut dikatakan oleh Antarina SF Amir, Ketua High/Scope Indonesia,  dalam jumpa pers dan seminar “Dual Language Essentials for Teachers and Administrastors” di Jakarta. Acara sosialisasi konsep dual language tersebut menghadirkan pembicara Dr David Freeman dan Dr Yvone Freeman, “pasutri linguistik” dari Universitas Arizona, Amerika Serikat.

Untuk itulah, tambah Antarina, keinginan orangtua membekali anak-anaknya dengan bahasa Inggris sebaiknya harus dengan berbagai pertimbangan matang. Khususnya, ketika mereka membidik sekolah-sekolah favorit yang menawarkan konsep tersebut. Alasannya, konsep dwibahasa tidak sekadar mengubah bahasa pengantar dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris.

Antarina mengatakan, aplikasi konsep tersebut harus didukung penuh oleh sekolah, guru, serta kurikulum dan metode pengajaran yang tepat. “Kalau tidak, akibatnya bisa berpengaruh besar pada sisi akademis dan keterampilan siswa. Selain itu, kian minimnya penggunaan bahasa nasional atau Indonesia juga akan berpengaruh buruk pada nasionalisme siswa terhadap bahasa ibunya sendiri,” tandas Antarina.

“Subtractive” dan “Additive”

Antarina mengatakan, ada beberapa jenis metode pengajaran bahasa Inggris pada siswa yang bahasa pertamanya bukan bahasa Inggris. Namun umumnya, secara garis besar metode tersebut bisa diklasifikasikan dalam dua kelompok besar, yaitu Subtractive Programs dan Additive Programs.

Pada Subtractive Programs, instruksi pengajaran disampaikan dalam bahasa Inggris. Pada program ini, jelaslah bahwa bahasa pertama atau bahasa Indonesia digantikan sepenuhnya oleh bahasa Inggris sebagai bahasa kedua. “Dengan konsep ini beberapa sekolah mengajarkan bahasa Indonesia hanya di saat pelajaran bahasa Indonesia, karena semua mata pelajaran diberikan dalam bahasa Inggris,” kata Antarina.

Itulah kiranya, Antarina memiliki kekhawatiran besar terhadap para siswa sebagai generasi muda Indonesia. “Karena dalam bahasa Inggris siswa memang akan menjadi pandai, baik dalam bahasa akademis maupun sosial. Sebaliknya, ketika harus berbahasa Indonesia mereka hanya sebatas bahasa sosial saja, karena sering digunakan hanya sebagai bahasa percakapan saja,” ujarnya.

Pendapat tersebut diamini oleh Dr David Freeman. David mengatakan, penelitiannya di beberapa negara mengungkapkan, metode Subtractive berisiko mengurangi keterampilan berbahasa pertama pada siswa.

“Perlahan mereka semakin tenggelam pada bahasa kedua dan sebaliknya semakin jauh dari bahasa ibu, akibatnya mereka tidak punya kebanggaan terhadap bahasa nasionalnya sendiri,” kata David.

Sementara itu, proses pembelajaran pada Additive Programs dilakukan dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. “Dengan metode ini sekolah bisa mengembangkan keterampilan berbahasa akademik siswa sekaligus pada kedua bahasa tersebut,” tutur Antarina.

Antarina menambahkan, siswa bukan hanya didorong menguasai bahasa Inggris, tetapi menguatkan kemampuan bahasa Indonesianya sendiri. “Dengan metode ini, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia menjadi sama pentingnya, kualitas siswa menggunakan dua bahasa bisa diandalkan baik pada bahasa akademis maupun sosial,” ujar Antarina.

Berdasarkan itulah, saat ini, kata Antarina, High/Scope memilih mengaplikasikan sistem dual language yang mengacu pada Additive Programs tersebut sebagai proses belajar mengajar siswa. Hal itu sekaligus mendapuk High/Scope sebagai instansi pertama yang mengaplikasikan program ini di Indonesia.

Untuk kebutuhan tersebut, kurikulum didesain sedemikian rupa dalam satu konsep atau ide materi pelajaran yang terintegrasi dari beberapa mata pelajaran sekaligus.

“Satu tema kami sinergikan sekaligus dari semua mata pelajaran mulai dari sains, matematika, sosial, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia, hal ini sekaligus menjadikan siswa bukan hanya baik dalam berbahasa melainkan juga keterampilan lain,” tukas Antarina. (bbg.019)

 

Komputer Harus Lancarkan Proses Belajar Mengajar

December 6, 2011 by  
Filed under Berita

Komputer tidak hanya sebagai alat atau teknologi yang harus dikuasai oleh anak-anak. memakainya pada sistem alat pembelajaran di sekolah itu berarti menjadikan komputer sebagai tools, alat yang harus dapat menolong suatu proses belajar mengajar disekolah. Apalagi untuk anak murid SMP atau SMA, tutur dari seorang Guru SMAN 1 Yogyakata, Sewon Budi Setyono.

“Komputer tersebut harus menolong kita dalam proses pembelajaran. jika komputer tersebut di sekolah cuma dipindahkan masukan ke dalam laboraturium, itu sebenarnya salah. Salah besar jika komputer itu hanya sekedar alat untuk belajar komputer,” tambah Budi di Yogyakarta, pendapat dari Budi, bahwa sekolah itu sebagai institusi pendidikan harusnya kian sadar  bahwa anak-anak saat ini telah mengenal teknologi dari usia yang begitu muda. Dalam urusan teknologi, guru sebenarnya lebih ketinggalan dari anak-anak didiknya.

“Anak-anak sekarang ini menjadi lebih canggih dan modern. Jadi jika anak SMA itu masih diajarin word, ya itu sih salah besar. seharusnya mereka diajarkan untuk memanfaatkannya untuk buat laporan, presentasi dan hal penting lainnya,” tegas Budi. Budi yang saat ini telah cukup lama bergelut di multimedia pembelajaran sejak tahun 1993 yang lalu berkata meskipun multimedia pembelajaran itu sangat berperan meningkatkan efektivitas penyampaian bahan ajar, tidak semua topik pembelajaran itu bisa disampaikan dengan multimedia. Bahan-bahan yang biasanya baru diajarkan dengan multimedia yakni bahan-bahan yang sulit diamati, sulit dipahami dan sulit dimengerti, atau sebab lainnya yaitu sekolah tidak mempunyai alatnya sendiri. “Jadi jangan ramai-ramai harus lewat multimedia. Kalau bisa pakai lidi ngapain pake CD?” tutur pria yang bernama Budi ini sambil tertawa riang.

Budi kembali mengatakan, sesungguhnya guru tidak usah repot-repot untuk mempersiapkan penggunaan teknologi dalam menyampaikan bahan ajarnya mereka. Budi lebih medorong kepada para guru untuk membuat tim di antara mereka. Satu tim harus ada yang bertindak sebagai penulis naskah dan programmer. Penulis naskah itu yaitu guru-guru yang tajam dalam penyusunan materi. Materi yang sudah disusun kemudian diserahkan kepada para guru yang cukup menguasai komputer.

“Biasanya, guru-guru muda atau guru komputer,” ujar Budi. Maka dengan demikian, juga dapat melatih guru bekerja sama dan bersinergi dalam mengajar anak didik mereka. Sementara itu, di antara guru-guru sendiri dapat bertukar informasi dan pengetahuan tentang mata pelajaran atau teknologi komputer, misalnya cara mengaplikasikan program tertentu secara maksimal.

Karena dengan ketekunannya untuk menyatukan teknologi dan dunia pendidikan, Budi pun pernah menjadi juara pada Lomba Inovasi Guru Nasional pada tahun 2004 dan 2005 lalu yang telah diselenggarakan oleh Microsoft dan mendapat kesempatan untuk berpartisipasi event yang sama di tingkat regional Asia-Pasifik.

Di tahun 2004 yang lalu, guru fisika itu membuat multimedia untuk topik Gerak Melingkar sedangkan tahun 2005 untuk topik Fluida. sebab ikut dalam lomba itu, Budi memperoleh kesempatan dari Microsoft untuk melatih para guru di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam menyampaikan bahan ajar didukung oleh Microsoft dan Diknas setempat. Sampai saat ini sudah 1.280 guru yang diajarnya mulai dari guru SD hingga SMA, mencakup guru SLB dan SMK.

“Microsoft mensupport saya untuk melakukan pelatihan dan membuat training untuk daerah-daerah bekerja sama dengan diknas. Saya cari daerah sendiri dan membuat kurikulum sendiri. Saya ajarkan mereka membuat multimedia pembelajaran dan belajar memanfaatkan teknologi informasi,” tandas Budi.

Budi menganggap pengalaman mengikuti Lomba Guru Inovatif Nasional sangat berharga. Di tingkat regional, dia dapat bertemu dengan guru-guru se-Asia-Pasifik untuk sharing pengalaman dan pengetahuan. “Di sana, kita bisa sharing, melihat kemajuan implementasi TI di negara-negara lain. Guru-guru juga dapat mengukur kemampuan dan bertukar software dan rahasia. Contoh Malaysia, mereka coba memaksimalkan Microsoft Excel untuk menyampaikan bahan ajar kimia dan fisika,” tutup guru fisika ini. (bbg.009)

 

Manfaat Bimbel Dengan Cara Les Privat

December 5, 2011 by  
Filed under Tips Belajar

Didalam sekolah biasanya ada beberapa penyebab yang mempengaruhi anak berfikir dalam  memahami pelajaran, diantaranya adalah cara mengajar gurunya di sekolah yang kurang dipahami atau tak disenangi oleh sang anak. Atau, tempat belajarnya yang kurang mendukung, misalnya ruang kelas terlalu ramai dan berisik sehingga sangat menganggu konsentrasi belajarnya.

Maka, selain belajar di sekolah, anak perlu mengulang pelajarannya di rumah atau di luar sekolah. Tapi sayangnya, banyak orang tua yang kesulitan mendampingi disaat anaknya belajar di rumah karena kesibukannya, atau pelajaran sang anak sendiri belum tentu dipahami orang tuanya. Read more

Cara Belajar Bahasa Inggris

December 4, 2011 by  
Filed under Tips Belajar

Cara Belajar Bahasa Inggris itu sangat beragam sesuai dengan keingin seseorang masing-masing. Misalnya saja, Ada orang belajar bahasa inggris dengan cara membawa kamus bahasa inggris kemanapun ia pergi, Ada juga orang belajar bahasa inggris dengan cara mencoba menghapalkan kata-kata yang ada dalam kamus kamus, dan tak sedikit pula orang belajar bahasa inggris dengan cara bernyanyi, ada juga orang belajar bahasa inggris dengan cara pergi ke pantai kuta lalu langsung ngobrol sama bule yang ada di sana, dan ada pula yang belajar bahasa inggris ini dengan cara kuliah langsung di jurusan bahasa inggris, tapi kalau anak-anak itu biasanya belajar melalui gambar-gambar yang diberi bahasa inggris pada tepi gambar itu supaya mudah di ingat, dan tidak sedikit pula orang yang belajar bahasa inggris dengan membaca-baca artikel pelajaran bahasa inggris gratis di internet seperti yang Anda lakukan saat ini.

Entah bagaimana cara anda untuk belajar yang penting ,bagaimana cara yang kita lakukan dalam belajar bahasa inggris ini yang pada akhirnya kita bisa dan paham berbahasa inggris. Maksudnya anda benar-benar bisa dan lancer berbahasa inggris, bukannya hanya bisa sedikit-sedikit. Seharusnya kan kita lebih baik bisa sungguhan dari pada bisa sedikit-sedikit bukan. Bisa dikit-dikit berbahasa inggris itu tidak menyenangkan sekali karena kita belum mampu untuk membantu diri kita sendiri dalam mencari penghasilan tambahan dari bahasa inggris contohnya, kita tidak snggup mengajari anak-anak kita berbahasa inggris. Dan jika sebaliknya kalau bahasa inggris lancer maka anda akan dengan mengalir bagai air.

Anda pasti sudah memiliki cara sendiri untuk belajar bahasa inggris ini. Saya tidak akan pernah bilang sesuatu cara belajar bahasa inggris itu jelek karena tipe seseorang belajar itu berbeda-beda. Yang paling penting adalah yang lagi-lagi saya bilang adalah HASIL-nya yaitu bisa berbahasa inggris. Banyak caranya belajar bahasa inggris itu. Jika suatu saat cara yang anda gunakan anda anggap kurang berhasil maka ganti cara yang lain yang lebih efektif. Cara yang paling jitu dan sangat baik dalam belajar bahasa inggris itu adalah “belajar terus sampai bisadan lancar”. Kita boleh ganti cara ini cara itu atau begini begitu yang penting sudah saya bilang tadi yaitu hasilnya kita belajar yaitu “bisa”, maka terus saja belajar sampai satu kata yang kamu inginkan yaitu “bisa”.

Saya cuma akan memberi dorong kepada anda, agar anda mendapatkan sendiri cara yang paling cocok, cepat dan yang paling pas dengan cara belajar kamu sendiri. Dan itu tidak  akan terlepas dari niat yang sangat kuat untuk benar-benar bisa berbahasa inggris. Tanpa adanya niat yang sangat kuat, maka percayalah, 10 tahun Anda belajar pun tak akan lancer dan bisa berbahasa inggris. Itu telah banyak bukti, kita sekolah SD, SMP, SMA sampai kuliah kan belasan tahun belajar bahasa inggris, dan banyak orang ketika ditanya apakah bahasa inggrisnya bisa diandalkan? Jawabnya pasti “sedikit sedikit”. Sudah pasti itu semua karena kurangnya niat kita untuk belajar bahasa inggris. masa sih belajar bahasa saja butuh belasan tahun dan baru bisa sedikit-sedikit padahal ini kan hanya belajar ngomong doang, belajar mendengarkan doang, belajar menulis dan membaca doang.

Sekali lagi yang paling utama adalah niat, atau keinginan, atau kemauan. Jika anda mau bisa berbahasa inggris, dan benar-benar mau bisa, dan ingin pasti bisa, dan keinginan anda itu sangat kuat maka Anda sendiri akan secara otomatis menemukan cara-cara yang tepat untuk anda lakukan.

Nah, setelah kemauan yang kuat untuk bisa bahasa inggris tadi sudah tebenam dalam hati anda, dan anda telah mendapatkan cara apa yang akan dilakukan untuk belajar misalnya ikut kursus terdekat dengan Anda, atau membeli kaset, atau praktek langsung ke teman anda yang sudah bisa, atau paksa-paksa diri untuk menulis atau mungkin cara yang anda temukan akan bisa menjadikan anda pandai bahasa inggris justru dengan mengajar anak SD, atau apa saja cara yang anda temukan maka langkah selanjutnya adalah benar-benar mengerjakan apa yang anda niatkan tersebut. Tidak cukup hanya mau dan ingin atau niat saja bukan. (bbg.004)

Tips Supaya Anak Gemar Belajar Matematika

March 18, 2009 by  
Filed under Tips Belajar

mathAlangkah bahagianya orang tua bisa melihat anaknya ahli dalam setiap pelajaran. Yang menjadi masalah bagi anak-anak Indonesia biasanya, tidak menyukai pelajaran-pelajaran yang dianggapnya sulit, misalnya matematika.

Biasanya, orang tua akan mengkursuskan anaknya, untuk orang tua yang mampu. Akan tetapi, Anda sendiri sebenarnya bisa memaksimalkan kemampuan matematika anak-anak Anda. Bagaimana caranya? Berikut ini tips bagi Anda yang dirangkai dari berbagai sumber.

1. Pastikan Anak anda mengetahui konsep matematika yang ia pelajari.
Jika anak Anda tidak mengetahui dasar dari matematika, maka anak Anda hanya akan mempeelajari matematika dengan hafalan. Padahal, matematika yang dihafal itu tidaklah ada artinya. Anda dapat memberitahukan dasar-dasar matematika pada mereka, sehingga mereka akan mudah memahami soal-soal yang sulit apabila mereka mengetahui dasarnya.

2. Bantulah mereka dengan menyertakan fakta-fakta.
Penguasaan fakta dasar berarti bahwa anak dapat menjawab pertanyaan kurang dari tiga detik. Rumus praktis dapat Anda anjurkan pada anak Anda agar memperoleh respon yang cepat. Apabila anak Anda belum juga bisa memahami berilah contoh yang nyata. Misalnya, menghitung perkalian dengan memisalkan keramik yang ada pada lantai Anda.

3. Ajarkan pada anak Anda menulis angka-angka dengan teliti.
Duapuluh lima persen kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal matematika ditemukan oleh pengajar adalah kesalahan yang dikarenakan ketidaktelitian sang anak dalam menulis angka-angka. Perbaiki ketelitian anak Anda dalam menulis dan mengolah angka-angka dengan cara meneliti ulang apa latihan yang dia kerjakan.

4. Sediakan kebutuhan, yang digunakan anak Anda untuk belajar matematika, dengan cepat.
Matematika adalah sebuah subjek yang semuanya dibangun dari apa yang sebelumnya telah dipelajari. Seabagai contoh, kegagalan dalam mengetahui dasar masalah perhitungan persen biasanya disebabkan oleh sang anak tidak menguasai masalah desimal.

5. Tunjukkan bagaimana cara menyelesaikan masalah pekerjaan rumahnya
Mengerjakan tugas matematika mempertajam ilmu yang didapat dari sekolah untuk dipelajari di rumah. Ajarkan pada mereka untuk memulai mengerjakan tugas tersebut, dengan membuka buku atau mengulang pelajaran dan contoh-contoh yang telah diberikan oleh guru mereka lewat pelajaran sebelumnya disekolah. Jika kurang jelas, jelaskan padanya sampai ia bisa mengerti.

6. Dorong mereka untuk mengerjakan soal lain.
Jika guru hanya memberikan soal-soal tertentu saja, berilah pada anak Anda contoh soal yang lain. Ingat, semakin anak Anda banyak berlatih makin semakin cepat mereka membentuk kemampuan dan kepercayaan diri mereka.

7. Jelaskan bagaimana cara menyelesaikan masalah soal cerita.
Matematika mempunyai ekspresi, untuk belajar memecahkan masalah, Anda harus memecahkan masalah. Ajarkan pada anak Anda membaca soal cerita berkali-kali. Juga, suruhlah dia untuk menggambarkannya dalam bentuk soal matematika atau diagram.

8. Bantulah anak Anda mempelajari tata bahasa matematika.
Mereka tidak akan dapat matematika secara nyata, tidak pula mempelajari konsep yang lebih menantang tanpa mengetahui tata bahasanya. Periksalah bahwa anak Anda dapat menemukan dan mengikuti masalah yang baru atau bab baru. Jika tidak, ajarkan padanya untuk menggunakan model atau contoh dan masalah yang sederhana terlebih dahulu.

9. Ajarkan pada mereka untuk mengerjakan metematika ?di luar kepala”
Anak-anak kecil harus banyak menyelesaikan masalah perhitungan dengan menggunakan pensil dan kertas. Ketika membantu anak Anda menyelesaikan sebuah soal, bantulah mereka dengan mendiktekannya tanpa harus menuliskannya, sehingga anak akan berlatih menulis matematika sesuai apa yang dibayangkan.

10. Jadikanlah matematika bagian dalam hidup anak Anda.
Matematika akan lebih berarti ketika anak Anda melihat bagaimana pentingnya matematika dalam kehidupan ini, dan dapat dilihat dimana-mana. Dorong mereka menggunakan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, tanyakan pada mereka jarak suatu tumbuhan baru ke suatu titik tertentu.
Sumber : Tempo Online

Privat SD, SMP, SMU Pelajaran Sekolah

March 4, 2009 by  
Filed under Jenis Privat

Comments Off

14Salam Hangat dari The Private (www.kursus-privat.com). Satu-satunya lembaga kursus privat professional, paling lengkap dan berpengalaman.

The Private memberikan jasa Guru Privat ke rumah untuk berbagai pelajaran Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Guru kami akan datang ketempat Anda dan memberikan pelajaran kepada Anak Anda sesuai dengan jadwal yang dapat ditentukan.

Adapun mata pelajaran yang diberikan antara lain:

  • SD        : Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia
  • SMP    : Matematika, Fisika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia
  • SMA    : Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Bahasa Inggris, Ekonomi, Akuntansi

Waktu Belajar untuk satu kali pertemuan adalah 90 menit. Waktu belajar privat dapat disesuaikan dengan waktu yang Anda inginkan. Kami akan memilihkan pengajar yang berkualitas dan berdomisili dekat dengan lokasi rumah Anda.

Pengajar kami akan mendatangi rumah Anda dan memberikan pelajaran kepada Anda/Anak Anda. Jika Anda tidak cocok dengan pengajar yang kami berikan, dalam waktu tiga kali pertemuan, silahkan sampaikan kepada kami. Maka kami akan mengganti pengajar tersebut dengan yang lain. Silahkan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut. The Private – Smart & Fun Learning.

Privat Komputer dan Internet

March 4, 2009 by  
Filed under Jenis Privat

3Penguasaan Komputer dan Internet sudah merupakan suatu kewajiban di era global ini. Baik karyawan,  pengusaha, mahasiswa, pelajar sudah dipastikan selalu akan berhubungan dengan komputer dan internet. Ketidakmampuan menguasainya akan membuat hilangnya kesempatan emas ditangan.

Dewasa ini anak-anak juga telah dikenalkan dengan keberadaan internet dan komputer sejak di sekolah dasar. Walaupun begitu, saat ini cukup banyak anak-anak atau orang dewasa yang masih awam dengan software dasar Komputer dan Istilah Internet seperti Ms Office, Windows, Internet explorer, Email, Blog, wordpress dan sebagainya.

The Private memiliki solusi lengkap untuk pembelajaran privat komputer dan internet. Guru berpengalaman kami akan memberikan anda pelajaran dengan berbagai pilihan sebagai berikut:

  • Dasar-dasar komputer dan internet
  • Microsoft Office; Word, Excel & Powerpoint.
  • Blogging & WordPress
  • Photoshop & Coreldraw
  • Linux
  • 3D Design
  • Web Design, Php, Mysql, HTML

Dengan pengajaran metode privat kami dapat menyesuaikan dengan kemampuan Anda saat dimulai pembelajaran. Memastikan peningkatan keahlian Anda seiring berjalannya program privat ini.

Waktu Belajar untuk satu kali pertemuan adalah 90 menit. Waktu belajar privat dapat disesuaikan dengan waktu yang Anda inginkan. Kami akan memilihkan pengajar yang berkualitas dan berdomisili dekat dengan lokasi rumah Anda. Pengajar kami akan mendatangi rumah Anda dan memberikan pelajaran kepada Anda/Anak Anda. Jika Anda tidak cocok dengan pengajar yang kami berikan, dalam waktu tiga kali pertemuan, silahkan sampaikan kepada kami. Maka kami akan mengganti pengajar tersebut dengan yang lain. Silahkan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut. The Private – Smart & Fun Learning.

« Previous Page