Alasan Kursus Privat

March 12, 2009 by  
Filed under Tips Belajar

why1Mengapa memilih kursus privat? — Saat ini dunia pendidikan berkembang dengan pesat.  Standar naik kelas, kelulusan, ujian masuk sekolah, hingga ujian masuk universitas semakin tinggi ditetapkan setiap hari.  Sayangnya, hal ini sangat jarang diimbangi dengan peningkatan pembelajar berkualitas di sekolah maupun intitusi formal yang ada. Maka, tak sedikit siswa yang menempuh pembelajaran setelah lepas sekolah, misal mengikuti kursus, bimbingan belajar maupun les/kursus privat.

Namun kali ini kita akan membahas beberapa keunggulan kursus privat.  Dengan sifatnya yang lebih personal, kursus privat memiliki beberapa keunggulan dibanding alternatif pembelajaran lainnya, sebagai berikut:

  1. Belajar menjadi lebih menyenangkan karena guru memposisikan diri sebagai sahabat.
  2. Siswa menjadi tidak sungkan untuk bertanya semua hal tentang kesulitan belajar yang dialaminya di Sekolah.
  3. Monitoring siswa yang intensif baik dari guru maupun orang tua siswa.
  4. Sistem belajar yang fleksibel sesuai dengan kebutuhan siswa
  5. Siswa akan lebih termotivasi untuk belajar di Rumah karena ada guru yang selalu siap untuk diajak konsultasi.
  6. Kecepatan pembelajaran, dapat disesuaikan dengan kecepatan pemahaman oleh siswa. Sehingga semua materi dapat dipahami oleh siswa
  7. Memanfaatkan waktu luang di rumah untuk belajar

Semoga bermanfaat. selamat memilih lembaga privat.

Tips Belajar Efektif

March 9, 2009 by  
Filed under Tips Belajar

belajarTips Belajar Efektif ala The Private — Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr/pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara  terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik.

Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :

1. Belajar Kelompok

Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.

2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran

Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.

3. Membuat Perencanaan Yang Baik

Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.

4. Disiplin Dalam Belajar

Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.

5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya

Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, temanatau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami.  Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman.

6. Belajar Dengan Serius dan Tekun

Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.

7.  Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.

8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian

Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.

Semoga tips cara belajar yang benar ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua.

Tips Memilih Guru Privat

March 5, 2009 by  
Filed under Tips Belajar

ngajiprivat1Tips Memilih Guru Privat bagi Orang Tua. — Cukup banyak para orang tua yang pusing ketika melihat hasil belajar anak yang tak kunjung membaik. Walaupun sudah diikutkan berbagai macam les dan kursus privat, nilai sang anak tetap  juga tidak berubah. Apakah penyebab dari semua ini, salah guru privat, anak atau mungkin orang tua?

Menurut penelitian yang kami lakukan, ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini:

Pertama, mungkin anda selaku orang tua, kurang memahami kemauan anak dengan selalu memaksakan kehendak anda kepadanya.

Kedua, mungkin ada masalah belajar yang dialami oleh anak anda, cobalah konsultasikan dengan guru privat, guru kelas atau bimbingan konselingnya,

Ketiga, kemampuan anak yang tidak pada bidang tersebut. Jika nilai matematika anak anda merah, cobalah lihat nilai anak anda pada mata pelajaran lain, pasti anak anda mempunyai nilai menonjol dibandingkan dengan mata pelajaran lain.

Keempat, coba rubahlah gaya belajar, ruangan belajar baik dari segi pencahayaan, warna kamar, letak AC, dan dekorasi rak buku. lakukan perubahan ini bersama anak anda.

Setelah memperhatikan faktor internal, coba perhatikan faktor eksternal, misal bagaimana lingkungan sekolah anak anda, baik teman-temannya maupun cara pengajaran gurunya serta  pengajaran guru privatnya. Untuk anda yang hendak memilih guru privat ada beberapa tips yang bisa anda coba:

1. Guru Privat yang Muda, Nah, guru privat seperti ini biasanya memiliki sejuta ide buat membangkitkan semangat belajar anak anda.

2. Yang sesuai dengan kompetensinya, jika guru matematika maka disarankan berasal dari jurusan matematika

3. Lihat cara mengajarnya, biasanya mahasiswa kependidikan mempunyai nilai plus untuk hal ini.

Semoga tips memilih guru privat ini bermanfaat bagi Anda.

10 Tips Bermanfaat Saat Ujian

March 4, 2009 by  
Filed under Tips Belajar

quiz_pencilSepuluh Tips Saat Ujian:
Ketika Anda melakukan ujian, Anda sedang mendemonstrasikan kemampuanmu dalam memahami materi pelajaran, atau dalam melakukan tugas-tugas tertentu. Ujian memberikan dasar evaluasi dan penilaian terhadap perkembangan belajarmu. Ada beberapa kondisi lingkungan, termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang mempengaruhimu dalam melakukan ujian.

Sepuluh tips untuk membantu Anda dalam mengerjakan ujian:

1. Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.

Bawalah semua alat tulis yang Anda butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.

2. Tenang dan percaya diri.

Ingatkan dirimu bahwa Anda sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik.

3. Bersantailah tapi waspada.

Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan Anda mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak.

4. Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)

Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika Anda membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.

5. Jawab soal-soal ujian secara strategis.

Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang Anda ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya Anda kerjakan adalah:

  • soal paling sulit,
  • yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya,
  • memiliki nilai terkecil.

6. Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.

Mula-mulai, abaikan jawaban yang Anda tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat Anda abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika Anda tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila Anda yakin akan koreksi yang Anda lakukan.

7. Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.

Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin Anda tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak Anda diskusikan dulu.

8. Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.

Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.

9. Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.

Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah Anda menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa Anda telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.

10. Analisa hasil ujianmu.

Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.

Sumber: Landsberger, Joe. Ten Tips for Test Taking (dari CD MEDIA UM-UGM)

Nasib Guru Gaptek, Pontang Panting Belajar Komputer

December 19, 2011 by  
Filed under Berita

Pelaksanaan PLPG beberapa bulan ke depan membuat para guru menjadi sibuk mempersiapkan diri. Bukan hanya mempersiapkan segi finansial, keterampilan juga ikut diasah. Termasuk keterampilan mengoperasikan komputer.

Beberapa guru di Jember mengeluh tidak mampu menjalankan komputer. Padahal di PLPG, yang merupakan syarat mendapat sertifikat guru profesional, guru diwajibkan membawa laptop untuk mempresentasikan hasil kerjanya.

“Wah, pegang mouse saja sulit apalagi harus ngetik,” kata Ibu Fatma, seorang guru di salah satu sekolah negeri di Jember.

Bu Fatma lebih jauh mengatakan kalau dirinya berusaha keras mengikuti pelatihan komputer dua bulan belakangan ini. Namun dia mengakui ternyata sulit untuk menyerap keterampilan itu dengan cepat.

“Sudah tahu cara menghidupkan komputer juga mematikan. Tapi ya gitu. Begitu masuk, mau apa nih, gak bisa apa-apa. Bengong aja di depan komputer. Klak klik gak muncul-muncul Microsoft Word-nya,” ujar Bu Fatma sambil terkekeh.

Bu Suci, seorang guru Matematika mengaku belajar komputer dari anaknya. Setiap ada waktu luang tanpa malu-malu dia minta putrinya yang saat ini duduk di bangku SMA untuk mengajari mengoperasikan komputer.

“Ternyata otak tua kalah sama otak muda. Saya malah bolak-balik dimarahi anak saya karena salah pencet.”

“Betul kata pepatah, belajar di hari tua bagai menulis di atas air,” Bu Suci berkata disambut gelak tawa guru yang sedang berkumpul di ruang guru.

Dinas Pendidikan Jember rencananya akan melaksanakan PLPG awal Juli mendatang. Pelatihan Profesi Guru ini bertempat di Universitas Jember selama 90 hari.

Selama pelatihan, guru di dibekali keterampilan dan materi-materi keguruan. Di akhir pelatihan ada post test yang menentukan kelayakan guru mendapat sertifikat pendidik atau tidak.

 

Dosen Unair luncurkan Buku Hukum berbahasa Inggris

December 18, 2011 by  
Filed under Berita

Dosen Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Prof. Peter Mahmud Marzuki, meluncurkan buku pedoman hukum bisnis dalam bentuk Bahasa Inggris berjudul “An Introduction to Indonesian Law”, Selasa.

“Buku ini diharapkan menjadi referensi para praktisi hukum maupun mahasiswa serta dijadikan acuan bagi praktisi hukum asing untuk mengetahui bagaimana hukum di Indonesia,” katanya ketika ditemui di sela peluncuran buku itu di Surabaya, Selasa.

Peter yang juga guru besar tersebut mengaku, menulis buku itu untuk menyumbangkan pikiran terhadap dunia hukum di Indonesia, terutama memahami hukum bisnis.

“Selama ini hanya sedikit praktisi hukum yang memahami hukum bisnis, terutama menyangkut dengan orang asing. Selain itu masih sedikit pengacara yang bisa membuat kontrak dengan asing,” katanya.

Buku tersebut juga mengupas persoalan sengketa hukum bisnis, salah satunya sengketa hukum antara Prita Mulyasari dengan RS Omni International.

“Artinya, buku ini mengupas kasus-kasus terbaru yang tidak ada di buku sebelumnya,” katanya.

Peter yang kelahiran Surabaya itu bertekad menulis buku usai berjalan-jalan ke Melbourne, Australia, pada 1995. Ia membaca buku hukum di Asia dan menemukan satu buku karangan Gautama Sudargo, seorang guru besar berasal dari Universitas Indonesia. Namun buku itu sangat lama atau sejak sekitar 1970 dan ditulis sebelum ada Amendemen UUD 1945.

Vice President Zaidun and Partner`s yang sekaligus penerbit buku, Ansharul, mengatakan, pada terbitan perdana buku itu pihaknya mencetak 1.000 eksemplar.

Jumlah tersebut rencananya akan dikirimkan ke berbagai kampus dan beberapa buku ke “Washington Library”.

“Harapannya sama seperti yang dicita-citakan penulis, yakni buku ini dapat dijadikan acuan orang luar negeri untuk mempelajari hukum Indonesia,” katanya.

Buku setebal 292 halaman yang terbagi menjadi lima bab itu merupakan buku ketiga yang ditulis Peter. Akademisi yang juga dosen hukum di Universitas Jember itu sebelumnya menulis dua buku hukum yang menjadi panduan mata kuliah hukum di beberapa universitas. (bbg.039)

 

British Council Hadirkan Bahasa Inggris Lewat Sepak Bola

December 18, 2011 by  
Filed under Berita

British Council Indonesia didukung Liga Primer Inggris mendatangkan bahasa Inggris dengan melalui sepak bola ke dalam kelas bagi para guru se-Jabotabek di Auditorium Universitas Paramadina.

Pelaksana Program tersebut, Muhaimin Syamsudin, menuturkan, pihaknya dan Liga Primer Inggris menyajikan materi-materi sepak bola menjadi sesuatu yang edukatif dan mudah dipelajari.

“Materi tentang sepak bola dalam bahasa Inggris ini dapat diajarkan kepada murid di dalam kelas,” katanya.

Menurut dia, Liga Primer Inggris juga mencetak keberhasilan di luar lapangan dengan membantu jutaan anak-anak dan guru di seluruh dunia mempelajari bahasa paling mendunia yakni bahasa Inggris dan sepak bola melalui program Premier Skills.

“Sudah setahun program ini berjalan di berbagai negara dan ini pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia,” katanya.

Ia mengatakan, porgram ini akan berlanjut ke beberapa daerah yang menonjol dalam sepak bola yakni seperti Surabaya, Malang, Bandung dan lainnya. Di Jakarta, setidaknya ada 400 guru yang mengikuti program ini.

Pelatihan ini difasilitasi oleh empat fasilitator yang mendapat training khusus dari Inggris yakni Itje Chodijah, Finita Dewi, Lulu Amalia dan Dian Harnita.

Para peserta mendapat modul-modul program bahasa Inggris ini. Program ini juga dapat diunduh melalui website www.britishciuncilorg/primierskills.

Sementara itu Danny Whitehead, Head of English Development British Council Indonesia, “Premier Skills” ini menyatukan dua organisasi terkemuka di Inggris yakni Liga Primer dan British Council. “Dengan kekuatan sepak bola, kita berharap dapat merangsang ketertarikan anak-anak terhadap Bahasa Inggris kerjasama tim, fair play, dan hidup sehat,” katanya.

Menurut dia, program ini merupakan terobosan baru dalam pengajaran bahasa Inggris dengan pendekatan yang aktif dan dinamis.

Selanjutnya, British Council akan melaksanakan klinik pelatihan Liverpool Academy di Lapangan Pusdikkes Jakarta Timur. (bbg.038)

 

Bahasa asing rambah pelajar Serdang Bedagai di era global

December 18, 2011 by  
Filed under Berita

Bahasa asing rambah pelajar Serdang Bedagai di era globalBupati Serdang Bedagai T. Erry Nuradi menegaskan segenap pelajar di daerah itu agar menguasai bahasa asing untuk menghadapi persaingan di era global.

“Para pelajar perlu sejak dini mempelajari bahasa asing,” katanya saat membuka lomba pidato bahasa Inggris antar pelajar SMA se-Kabupaten Serdang Bedagai di Perguruan Kristen Methodist Indonesia (PKMI) El Shadday Perbaungan.

Era globalisasi, lanjut dia, mengharuskan generasi muda menguasai beberapa bahasa asing yang lazim digunakan dalam komunikasi internasional.

Bahasa asing yang perlu dipelajari dan dikuasai oleh pelajar, yakni bahasa Inggris, Mandarin dan Arab, katanya.

Ketiga bahasa asing tersebut kini banyak dipergunakan di negara-negara berkembang dalam berbagai transaksi ekonomi maupun hubungan bilateral dan regional antar negara.

Melalui penguasaan tiga bahasa tersebut, kata Erry, pemuda Indonesia tidak akan kehilangan akar budayanya sekaligus mempunyai alat untuk menjadi bagian dari dunia.

Dia mengemukakan bahwa di era globalisasi teknologi informasi berkembang pesat, sehingga mengharuskan pelajar lebih gigih menguasai beberapa bahasa asing yang lazim digunakan dalam komunikasi internasional.

“Oleh karena itu, saya menghimbau kepada pelajar di daerah ini agar meningkatkan minat terhadap pelajaran bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, Mandarin dan bahasa Arab,” tambahnya.

Proses belajar mengajar bahasa asing, menurut dia, dapat dilakukan para pelajar di sekolah maupun mempelajari secara otodidak melalui buku-buku dan internet yang saat ini menyediakan beragam informasi yang dapat diakses secara mudah.

“Jika mempunyai kompetensi bahasa, kemampuan yang dimiliki pelajar akan bisa dieskpresikan, katanya.

Erry juga mengajak para pelajar dan guru di Serdang Bedagai agar senantiasa meningkatkan penguasaan teknologi informasi yang terbarukan, seperti penggunaan internet dan juga fasilitas blackberry messanger untuk dapat mengakses informasi lebih cepat, akurat dan mudah.

“Dengan demikian para peserta didik selalu dapat mengikuti perkembangan teknologi komunikasi terbaru saat ini,” tambahnya.

Disebutkannya, pengembangan sumber daya manusia serta ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan daya saing merupakan salah satu pilar Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia yang dicanangkan pemerintah awal tahun 2012. (bbg.036)

 

Luar Biasa, SBY Pidato di KTT ASEAN Gunakan Bahasa Indonesia

December 16, 2011 by  
Filed under Berita

Apresiasi yang patut ditujukan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang menggunakan bahasa Indonesia dalam pidatonya di KTT ASEAN yang dilangsungkan di Bali, beberapa waktu yang lalu.

Apresiasi karena Presiden telah mengindahkan UU No 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Dalam pasal 28 disebutkan.

“Bahasa Indonesia wajib digunakan dalam pidato resmi Presiden, Wakil Presiden, dan pejabat negara yang lain yang disampaikan di dalam atau di luar negeri,” kata Guru Besar Hukum Internasional UI, Hikmahanto Juwana melalui rilis.

Apresiasi juga disampaikan karena Bahasa Indonesia patut dipopulerkan dikalangan masyarakat ASEAN. Bahasa Indonesia ke depannya diharapkan bisa menjadi salah satu bahasa resmi bagi negara ASEAN.

Ini yang pernah dicanangkan oleh Ketua DPR Marzuki Alie pada ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA), beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Presiden SBY telah melakukan hal positif demi kebanggaan bangsa dan negara dengan meninggalkan kebiasaannya menggunakan bahasa Inggris dalam forum-forum internasional yang selama ini dibiasakan.

Diharapkan dalam KTT Asia Timur, Presiden SBY akan mengulang kembali sesuatu yang positif ini kedepannya atau bahkan seterusnya.

KTT ASEAN ke-19 ini berlangsung 17-19 November di Nusa Dua, Bali, dan menurut jadwal Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan menghadiri acara tersebut. (ivn48)

UMY Buka Prodi Pendidikan Bahasa Inggris

December 16, 2011 by  
Filed under Berita

Penggunaan dan pembelajaran Bahasa Inggris mutlak harus dipelajari seseorang dalam merespons dan menghadapi tantangan pada abad ke-21 ini. Menyikapi tuntutan global tersebut, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) hari ini secara resmi melaunching program studi (prodi) pendidikan Bahasa Inggris yang dianggapnya study yang paling penting sekali saat ini.

Kepala Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMY sendiri yakni bapak Endro Dwi Hatmanto, S.Pd, MA menyatakan, bahwa Prodi Bahasa Inggris hadir karena kebutuhan guru bahasa Inggris yang kompeten di Indonesia masih tinggi.

“Di samping itu, hasil survai yang dilakukan Prodi Bahasa Inggris UMYua menunjukkan, animo masyarakat terhadap prodi pendidikan bahasa Inggris sangat tinggi permintaannya,” kata Endro dalam Seminar dan Launching Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di kampus UMY.
Endro menjelaskan, kompetensi utama Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMY adalah menjadikan lulusannya siap bersaing di pasar kerja. Lulusan prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMY diharapkan, memiliki kefasihan berbahasa Inggris, keahlian melaksanakan pendidikan dan pengajaran, kecanggihan dalam menguasai teknologi pembelajaran, serta kemahiran merancang dan melaksanakan penelitian maupun mengintrepretasikan data secara profesional.

“Kami berharap dapat menciptakan lulusan yang berkompeten dan profesional dalam bersaing di dunia kerja. Apalagi prospek karir dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris masih sangat cerah, baik sebagai guru, dosen, maupun sebagai entrepreneur,” ujar
Endro.

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMY diperkirkan bisa menampung 100 mahasiswa baru melalui tiga gelombang dengan staf pengajar didominasi lulusan S2 dan beberapa lainnya tengah menempuh program S3. Prodi baru ini merupakan satu-satunya prodi yang menggunakan kurikulum berbasis kompetensi sementara di kampus lain masih berdasar standar isi. Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMY nantinya juga akan dielaborasi dengan pendidikan agama Islam.

Sementara itu, dosen sukarelawan dari Teachers of English to Speakers of Other Languages (TESOL) untuk UMY Phil Taylor, M.Ed, mengungkapkan, pada abad 21 ini aspek informasi dan teknologi berkembang sangat pesat di bidang industri. Internet sebagai salah satu
produk teknologi yang canggih yang telah menggunakan bahasa Inggris pada lebih dari satu milyar halamannya untuk memberikan informasi.

“Hal ini dikarenakan  bahwa bahasa Inggris telah menjadi bahasa universal atau bahasa internasional, tak sekadar bagi manusia, namun juga pada internet. Bahasa ini telah memberikan kesempatan bagi manusia untuk mengakses informasi dalam internet tersebut,” ungkap Phil.

Sebagai alat komunikasi, bahasa Inggris telah digunakan oleh sekira 400 juta orang dari negara yang berbahasa Inggris dan 600 juta hingga satu miliar orang dari negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua mereka. Phil menambahkan, beragam makalah penelitian, buku, majalah, dan koran dari seluruh dunia juga menggunakan bahasa Inggris.

“Sekira 95 persen dari penelitian ilmiah yang dipublikasikan telah menggunakan bahasa Inggris, dan hanya 50 persen dari penulis tersebut berasal dari negara berbahasa Inggris,” tutup Phil. (ivn46)

Next Page »