Cara Belajar Bahasa Inggris
December 4, 2011 by asep
Filed under Tips Belajar
Cara Belajar Bahasa Inggris itu sangat beragam sesuai dengan keingin seseorang masing-masing. Misalnya saja, Ada orang belajar bahasa inggris dengan cara membawa kamus bahasa inggris kemanapun ia pergi, Ada juga orang belajar bahasa inggris dengan cara mencoba menghapalkan kata-kata yang ada dalam kamus kamus, dan tak sedikit pula orang belajar bahasa inggris dengan cara bernyanyi, ada juga orang belajar bahasa inggris dengan cara pergi ke pantai kuta lalu langsung ngobrol sama bule yang ada di sana, dan ada pula yang belajar bahasa inggris ini dengan cara kuliah langsung di jurusan bahasa inggris, tapi kalau anak-anak itu biasanya belajar melalui gambar-gambar yang diberi bahasa inggris pada tepi gambar itu supaya mudah di ingat, dan tidak sedikit pula orang yang belajar bahasa inggris dengan membaca-baca artikel pelajaran bahasa inggris gratis di internet seperti yang Anda lakukan saat ini.
Entah bagaimana cara anda untuk belajar yang penting ,bagaimana cara yang kita lakukan dalam belajar bahasa inggris ini yang pada akhirnya kita bisa dan paham berbahasa inggris. Maksudnya anda benar-benar bisa dan lancer berbahasa inggris, bukannya hanya bisa sedikit-sedikit. Seharusnya kan kita lebih baik bisa sungguhan dari pada bisa sedikit-sedikit bukan. Bisa dikit-dikit berbahasa inggris itu tidak menyenangkan sekali karena kita belum mampu untuk membantu diri kita sendiri dalam mencari penghasilan tambahan dari bahasa inggris contohnya, kita tidak snggup mengajari anak-anak kita berbahasa inggris. Dan jika sebaliknya kalau bahasa inggris lancer maka anda akan dengan mengalir bagai air.
Anda pasti sudah memiliki cara sendiri untuk belajar bahasa inggris ini. Saya tidak akan pernah bilang sesuatu cara belajar bahasa inggris itu jelek karena tipe seseorang belajar itu berbeda-beda. Yang paling penting adalah yang lagi-lagi saya bilang adalah HASIL-nya yaitu bisa berbahasa inggris. Banyak caranya belajar bahasa inggris itu. Jika suatu saat cara yang anda gunakan anda anggap kurang berhasil maka ganti cara yang lain yang lebih efektif. Cara yang paling jitu dan sangat baik dalam belajar bahasa inggris itu adalah “belajar terus sampai bisadan lancar”. Kita boleh ganti cara ini cara itu atau begini begitu yang penting sudah saya bilang tadi yaitu hasilnya kita belajar yaitu “bisa”, maka terus saja belajar sampai satu kata yang kamu inginkan yaitu “bisa”.
Saya cuma akan memberi dorong kepada anda, agar anda mendapatkan sendiri cara yang paling cocok, cepat dan yang paling pas dengan cara belajar kamu sendiri. Dan itu tidak akan terlepas dari niat yang sangat kuat untuk benar-benar bisa berbahasa inggris. Tanpa adanya niat yang sangat kuat, maka percayalah, 10 tahun Anda belajar pun tak akan lancer dan bisa berbahasa inggris. Itu telah banyak bukti, kita sekolah SD, SMP, SMA sampai kuliah kan belasan tahun belajar bahasa inggris, dan banyak orang ketika ditanya apakah bahasa inggrisnya bisa diandalkan? Jawabnya pasti “sedikit sedikit”. Sudah pasti itu semua karena kurangnya niat kita untuk belajar bahasa inggris. masa sih belajar bahasa saja butuh belasan tahun dan baru bisa sedikit-sedikit padahal ini kan hanya belajar ngomong doang, belajar mendengarkan doang, belajar menulis dan membaca doang.
Sekali lagi yang paling utama adalah niat, atau keinginan, atau kemauan. Jika anda mau bisa berbahasa inggris, dan benar-benar mau bisa, dan ingin pasti bisa, dan keinginan anda itu sangat kuat maka Anda sendiri akan secara otomatis menemukan cara-cara yang tepat untuk anda lakukan.
Nah, setelah kemauan yang kuat untuk bisa bahasa inggris tadi sudah tebenam dalam hati anda, dan anda telah mendapatkan cara apa yang akan dilakukan untuk belajar misalnya ikut kursus terdekat dengan Anda, atau membeli kaset, atau praktek langsung ke teman anda yang sudah bisa, atau paksa-paksa diri untuk menulis atau mungkin cara yang anda temukan akan bisa menjadikan anda pandai bahasa inggris justru dengan mengajar anak SD, atau apa saja cara yang anda temukan maka langkah selanjutnya adalah benar-benar mengerjakan apa yang anda niatkan tersebut. Tidak cukup hanya mau dan ingin atau niat saja bukan. (bbg.004)
Mengajari Balita Bahasa Inggris
April 1, 2009 by admin
Filed under Tips Belajar
| .
Mengucapkan kata-kata dalam Bahasa Indonesia pun masih belum lancar. Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda ketahui jika Anda berniat mengikutkan anak ke kursus bahasa Ingris. 1. Anda bisa memilih, ikut kursus atau memanggil guru privat ke rumah. Jika ikut kursus, anak dapat bersosialisasi dengan teman sebaya, dan ini akan menimbulkan semangat belajar. Selain itu, fasilitas belajar yang lengkap juga akan membantu memacu kreativitas mereka. Sementara jika Anda memilih kursus privat, perkembangan kemampuan belajar anak dapat dipantau secara baik, sehingga kurikulum yang diberikan bisa disesuaikan dengan kemampuan anak, tak perlu mengikuti kurikulum baku. 2. Pilih tempat kursus yang mempunyai sistem pengajaran yang baik. Kalau perlu survei lebih dulu. Anda bisa bertanya ke pengelola atau orang tua lain yang sudah ikut kursus. Selain itu, fasilitas belajar apa saja yang disediakan, seperti buku-buku, komputer, dan alat permainan dan peraga. 3. Jumlah anak yang terlalu banyak dalam satu kelas juga menyebabkan acara belajar dan mengajar tidak akan berlangsung secara efektif. 4. Kegiatan berlajar tak hanya di tempat kursus. Di rumah pun, Anda harus rajin mengulang-ulang kata-kata yang telah dipelajari, agar anak terbiasa dengan kata-kata tersebut. Pengulangan juga melatih lafal bahasa Inggris yang benar dengan cara memperbaiki pengucapan anak yang salah. 5. Ingat benar bahwa pengajaran untuk anak usia balita adalah dengan cara bermain. Misalnya, dengan menggambar, bernyanyi, atau bercerita. Kosa kata yang dipelajari pun sebaiknya kata yang sehari-hari digunakan seperti angka, anggota tubuh, ucapan salam, ucapan permintaan dan sebagainya. Sumber: Novaonline |


Banyak orang tua yang mengirimkan anaknya ikut kursus bahasa Inggris. Alasannya, agar tidak tertinggal dan dapat mengikuti perubahan yang begitu cepat. Padahal usia buah hati masih balita. 
Sebuah terobosan baru dari 