<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kursus - Les - Guru - Bimbingan Belajar Privat &#124; The Private Jakarta</title>
	<atom:link href="http://www.kursus-privat.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kursus-privat.com</link>
	<description>Kursus, Bimbingan Belajar, Les dan Guru Privat pelajaran sekolah, bahasa asing, komputer, musik dan mengaji terbaik, berkualitas dan terpercaya di Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Dec 2011 12:22:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Promo Program Awal Tahun Persiapan Sekolah</title>
		<link>http://www.kursus-privat.com/promo-program-persiapan-ujian-akhir.html</link>
		<comments>http://www.kursus-privat.com/promo-program-persiapan-ujian-akhir.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2011 05:23:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Promo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kursus-privat.com/?p=184</guid>
		<description><![CDATA[Kabar Gembira dalam rangka Awal Tahun Sekolah, The Private meluncurkan program promo terbaru dengan harga yang amat terjangkau. Segera Daftarkan Diri, nikmati harga spesial, dan rasakan menjadi juara kelas. 1. Family Program Program Privat Pelajaran SD, SMP, dan SMU untuk persiapan ujian akhir tahun 2012. Program ini dapat diikuti oleh dua bersamaan (kelas sama). Mata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="announcement_post"><p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Kabar Gembira dalam rangka Awal Tahun Sekolah, The Private meluncurkan program promo terbaru dengan harga yang amat terjangkau. Segera Daftarkan Diri, nikmati harga spesial, dan rasakan menjadi juara kelas.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>1. Family Program</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Program Privat Pelajaran SD, SMP, dan SMU untuk persiapan ujian akhir tahun 2012. Program ini dapat diikuti oleh dua bersamaan (kelas sama). Mata pelajaran dapat dipilih maksimal 2 mata pelajaran. Rincian harga sebagai berikut: </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">a. Siswa   SD    :   8 kali pertemuan @ 90 menit  : Rp. 800.000. atau hanya Rp. 400.000 per orang</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">b. Siswa SMP   :   8 kali pertemuan @ 90 menit  : Rp. 950.000. atau hanya Rp. 475.000 per orang</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">c. Siswa SMA/K  : 8 kali pertemuan @ 90 menit  : Rp. 1,200.000. atau hanya Rp. 600.000 per orang</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>2. Group  Program</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Program Privat Pelajaran SD, SMP, dan SMU untuk persiapan ujian akhir tahun 2012, diadakan secara group, dapat diikuti oleh 5- 8 orang. Mata pelajaran dapat dipilih maksimal 2 mata pelajaran. Rincian harga sebagai berikut: </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">a. Siswa   SD    :   8 kali pertemuan @ 90 menit  : Rp. 4.000.000.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">b. Siswa SMP   :   8 kali pertemuan @ 90 menit  : Rp. 5.000.000. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">c. Siswa SMA/K  : 8 kali pertemuan @ 90 menit  : Rp. 6.000.000. . </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Daftar Sekarang, Promo Berlaku Hanya sampai tanggal 15 April 2012</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Hubungi kami segera &#8212; The Private<br />
</span></p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kursus-privat.com/promo-program-persiapan-ujian-akhir.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alasan Kursus Privat</title>
		<link>http://www.kursus-privat.com/alasan-kursus-privat.html</link>
		<comments>http://www.kursus-privat.com/alasan-kursus-privat.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 01:10:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kursus-privat.com/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa memilih kursus privat? &#8212; Saat ini dunia pendidikan berkembang dengan pesat.  Standar naik kelas, kelulusan, ujian masuk sekolah, hingga ujian masuk universitas semakin tinggi ditetapkan setiap hari.  Sayangnya, hal ini sangat jarang diimbangi dengan peningkatan pembelajar berkualitas di sekolah maupun intitusi formal yang ada. Maka, tak sedikit siswa yang menempuh pembelajaran setelah lepas sekolah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="announcement_post"><p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-181" title="why1" src="http://kursus-privat.com/wp-content/uploads/2009/03/why1-300x214.jpg" alt="why1" width="300" height="214" />Mengapa memilih kursus privat? &#8212; Saat ini dunia pendidikan berkembang dengan pesat.  Standar naik kelas, kelulusan, ujian masuk sekolah, hingga ujian masuk universitas semakin tinggi ditetapkan setiap hari.  Sayangnya, hal ini sangat jarang diimbangi dengan peningkatan pembelajar berkualitas di sekolah maupun intitusi formal yang ada. Maka, tak sedikit siswa yang menempuh pembelajaran setelah lepas sekolah, misal mengikuti kursus, bimbingan belajar maupun les/kursus privat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;">Namun kali ini kita akan membahas beberapa keunggulan kursus privat.  Dengan sifatnya yang lebih personal, kursus privat memiliki beberapa keunggulan dibanding alternatif pembelajaran lainnya, sebagai berikut:</p>
<ol style="margin-top: 0pt; text-align: justify;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">Belajar menjadi lebih menyenangkan karena guru memposisikan diri sebagai sahabat. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="ES">Siswa menjadi tidak sungkan untuk bertanya semua hal tentang kesulitan belajar yang dialaminya di Sekolah.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IT">Monitoring siswa yang intensif baik dari guru maupun orang tua siswa.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IT">Sistem belajar yang fleksibel sesuai dengan kebutuhan siswa</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IT">Siswa akan lebih termotivasi untuk belajar di Rumah karena ada guru yang selalu siap untuk diajak konsultasi. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IT">Kecepatan pembelajaran, dapat disesuaikan dengan kecepatan pemahaman oleh siswa. Sehingga semua materi dapat dipahami oleh siswa</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IT">Memanfaatkan waktu luang di rumah untuk belajar</span></li>
</ol>
<p>Semoga bermanfaat. selamat memilih lembaga privat.</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kursus-privat.com/alasan-kursus-privat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Belajar Efektif</title>
		<link>http://www.kursus-privat.com/tips-belajar-efektif.html</link>
		<comments>http://www.kursus-privat.com/tips-belajar-efektif.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 04:38:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kursus-privat.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Tips Belajar Efektif ala The Private &#8212; Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr/pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara  terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="announcement_post"><p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-145" title="belajar" src="http://kursus-privat.com/wp-content/uploads/2009/03/belajar-150x150.gif" alt="belajar" width="150" height="150" />T<strong>ips Belajar Efektif ala The Private</strong> &#8212; Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr/pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara  terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Belajar Kelompok</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Membuat Perencanaan Yang Baik</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Disiplin Dalam Belajar</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, temanatau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami.  Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>6. Belajar Dengan Serius dan Tekun</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>7.  Hindari Belajar Berlebihan</strong><br />
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.</p>
<p>Semoga tips cara belajar yang benar ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua.</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kursus-privat.com/tips-belajar-efektif.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Memilih Guru Privat</title>
		<link>http://www.kursus-privat.com/tips-memilih-guru-privat.html</link>
		<comments>http://www.kursus-privat.com/tips-memilih-guru-privat.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 13:17:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Memilih Guru Privat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kursus-privat.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Tips Memilih Guru Privat bagi Orang Tua. &#8212; Cukup banyak para orang tua yang pusing ketika melihat hasil belajar anak yang tak kunjung membaik. Walaupun sudah diikutkan berbagai macam les dan kursus privat, nilai sang anak tetap  juga tidak berubah. Apakah penyebab dari semua ini, salah guru privat, anak atau mungkin orang tua? Menurut penelitian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="announcement_post"><p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-109" title="ngajiprivat1" src="http://kursus-privat.com/wp-content/uploads/2009/03/ngajiprivat1-150x150.jpg" alt="ngajiprivat1" width="150" height="150" />Tips Memilih Guru Privat bagi Orang Tua. &#8212; Cukup banyak para orang tua yang pusing ketika melihat hasil belajar anak yang tak kunjung membaik. Walaupun sudah diikutkan berbagai macam les dan kursus privat, nilai sang anak tetap  juga tidak berubah. Apakah penyebab dari semua ini, salah guru privat, anak atau mungkin orang tua?</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut penelitian yang kami lakukan, ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini:</p>
<p style="text-align: justify;">Pertama, mungkin anda selaku orang tua, kurang memahami kemauan anak dengan selalu memaksakan kehendak anda kepadanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua, mungkin ada masalah belajar yang dialami oleh anak anda, cobalah konsultasikan dengan guru privat, guru kelas atau bimbingan konselingnya,</p>
<p style="text-align: justify;">Ketiga, kemampuan anak yang tidak pada bidang tersebut. Jika nilai matematika anak anda merah, cobalah lihat nilai anak anda pada mata pelajaran lain, pasti anak anda mempunyai nilai menonjol dibandingkan dengan mata pelajaran lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Keempat, coba rubahlah gaya belajar, ruangan belajar baik dari segi pencahayaan, warna kamar, letak AC, dan dekorasi rak buku. lakukan perubahan ini bersama anak anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah memperhatikan faktor internal, coba perhatikan faktor eksternal, misal bagaimana lingkungan sekolah anak anda, baik teman-temannya maupun cara pengajaran gurunya serta  pengajaran guru privatnya. Untuk anda yang hendak memilih guru privat ada beberapa tips yang bisa anda coba:</p>
<p style="text-align: justify;">1. Guru Privat yang Muda, Nah, guru privat seperti ini biasanya memiliki sejuta ide buat membangkitkan semangat belajar anak anda.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Yang sesuai dengan kompetensinya, jika guru matematika maka disarankan berasal dari jurusan matematika</p>
<p style="text-align: justify;">3. Lihat cara mengajarnya, biasanya mahasiswa kependidikan mempunyai nilai plus untuk hal ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga tips memilih guru privat ini bermanfaat bagi Anda.</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kursus-privat.com/tips-memilih-guru-privat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Tips Bermanfaat Saat Ujian</title>
		<link>http://www.kursus-privat.com/10-tips-bermanfaat-saat-ujian.html</link>
		<comments>http://www.kursus-privat.com/10-tips-bermanfaat-saat-ujian.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 06:12:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[tips ujian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kursus-privat.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Sepuluh Tips Saat Ujian: Ketika Anda melakukan ujian, Anda sedang mendemonstrasikan kemampuanmu dalam memahami materi pelajaran, atau dalam melakukan tugas-tugas tertentu. Ujian memberikan dasar evaluasi dan penilaian terhadap perkembangan belajarmu. Ada beberapa kondisi lingkungan, termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang mempengaruhimu dalam melakukan ujian. Sepuluh tips untuk membantu Anda dalam mengerjakan ujian: 1. Datanglah dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="announcement_post"><p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-59" title="quiz_pencil" src="http://kursus-privat.com/wp-content/uploads/2009/03/quiz_pencil-214x300.jpg" alt="quiz_pencil" width="214" height="300" /><strong>Sepuluh Tips Saat Ujian:</strong><br />
<!--[if !supportLists]--><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 11.5pt; font-family: Arial; color: black;">Ketika Anda melakukan ujian, Anda sedang mendemonstrasikan kemampuanmu dalam memahami materi pelajaran, atau dalam melakukan tugas-tugas tertentu. </span><!--[endif]--><span style="font-size: 11.5pt; font-family: Arial; color: black;">Ujian memberikan dasar evaluasi dan penilaian terhadap perkembangan belajarmu. </span><span style="font-size: 11.5pt; font-family: Arial; color: black;">Ada</span><span style="font-size: 11.5pt; font-family: Arial; color: black;"> beberapa kondisi lingkungan, termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang mempengaruhimu dalam melakukan ujian.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">Sepuluh tips untuk membantu Anda dalam mengerjakan ujian:</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">1. Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">Bawalah semua alat tulis yang Anda butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">2. Tenang dan percaya diri.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">Ingatkan dirimu bahwa Anda sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">3. Bersantailah tapi waspada.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan Anda mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">4. Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika Anda membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">5. Jawab soal-soal ujian secara strategis.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang Anda ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya Anda kerjakan adalah:</span></p>
<ul style="margin-top: 0cm; text-align: justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal" style="color: black;"><span style="font-family: Arial;">soal paling sulit,</span></li>
<li class="MsoNormal" style="color: black;"><span style="font-family: Arial;">yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya,</span></li>
<li class="MsoNormal" style="color: black;"><span style="font-family: Arial;">memiliki nilai terkecil.</span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">6. Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">Mula-mulai, abaikan jawaban yang Anda tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat Anda abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika Anda tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila Anda yakin akan koreksi yang Anda lakukan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">7. Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin Anda tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak Anda diskusikan dulu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">8. Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">9. Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah Anda menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa Anda telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">10. Analisa hasil ujianmu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="font-family: Arial; color: black;">Sumber: Landsberger, Joe. Ten Tips for Test Taking (dari CD MEDIA UM-UGM)</span></p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kursus-privat.com/10-tips-bermanfaat-saat-ujian.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Komputer Sambil Bermain</title>
		<link>http://www.kursus-privat.com/belajar-komputer-sambil-bermain.html</link>
		<comments>http://www.kursus-privat.com/belajar-komputer-sambil-bermain.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2011 12:22:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asep</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[guru komputer]]></category>
		<category><![CDATA[kursus komputer]]></category>
		<category><![CDATA[les komputer online]]></category>
		<category><![CDATA[privat komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kursus-privat.com/?p=810</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini seorang anak sedang rajin2nya main2 dengan komputer. Biarpun dia baru 3 tahun namun saya mulai ajarkan untuk mengenal penggunaan keyboard dan mouse dari komputer. Selain dia sudah mulai terbiasa menggunakan keyboard dan mouse dia pun kami ajarkan juga dalam mengenal angka maupun huruf. Mainanan PC yang kami berikan bukanlah yang berisi tentang kekerasan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.kursus-privat.com/belajar-komputer-sambil-bermain.html/belajar-komputer-sambil-bermain" rel="attachment wp-att-811"><img class="alignleft size-medium wp-image-811" title="Belajar Komputer Sambil Bermain" src="http://www.kursus-privat.com/wp-content/uploads/2011/12/Belajar-Komputer-Sambil-Bermain-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Saat ini seorang anak sedang rajin2nya main2 dengan komputer. Biarpun dia baru 3 tahun namun saya mulai ajarkan untuk mengenal penggunaan keyboard dan mouse dari komputer. Selain dia sudah mulai terbiasa menggunakan keyboard dan mouse dia pun kami ajarkan juga dalam mengenal angka maupun huruf. Mainanan PC yang kami berikan bukanlah yang berisi tentang kekerasan ataupun yang menakut2i. Dia menikmati sekali mainan barunya ini.</p>
<p>Disaat yang sama….saya juga mulai mengajarkan cici untuk mulai membantu saya dalam membuat pembukuan di spreadsheet untuk toko kami. Selain belajar untuk membiasakan dia untuk bisa mengetik dan juga mulai tahu penggunaan2 dalam Excell.  Dan yang pasti dia juga menjadi tahu dan bisa bijaksana dalam penggunaan uang. Karena dia bisa melihat sendiri berapa banyak yang kita habiskan untuk menjalankan bisnis kami dan berapa banyak pula yang kita hasilkan. Dan yang tidak kalah pentingnya dia pun bisa menghargai arti sebuah pekerjaan.</p>
<p>Untuk pendidikan anak memang tidak ada kata terlalu dini ataupun terlambat, paling tidak ini menurut saya. Ini semua tergantung dari orang tuanya itu sendiri dalam penyampaiannya. Yang pasti orang tualah yang harus tetap belajar untuk bisa mendidik anak2nya menjadi lebih baik dan bijaksana, karena setiap jaman dan generasi pasti berubah.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kursus-privat.com/belajar-komputer-sambil-bermain.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nasib Guru Gaptek, Pontang Panting Belajar Komputer</title>
		<link>http://www.kursus-privat.com/nasib-guru-gaptek-pontang-panting-belajar-komputer.html</link>
		<comments>http://www.kursus-privat.com/nasib-guru-gaptek-pontang-panting-belajar-komputer.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2011 12:14:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asep</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[guru komputer]]></category>
		<category><![CDATA[kursus komputer]]></category>
		<category><![CDATA[kursus komputer online]]></category>
		<category><![CDATA[privat komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kursus-privat.com/?p=806</guid>
		<description><![CDATA[Pelaksanaan PLPG beberapa bulan ke depan membuat para guru menjadi sibuk mempersiapkan diri. Bukan hanya mempersiapkan segi finansial, keterampilan juga ikut diasah. Termasuk keterampilan mengoperasikan komputer. Beberapa guru di Jember mengeluh tidak mampu menjalankan komputer. Padahal di PLPG, yang merupakan syarat mendapat sertifikat guru profesional, guru diwajibkan membawa laptop untuk mempresentasikan hasil kerjanya. “Wah, pegang mouse [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.kursus-privat.com/nasib-guru-gaptek-pontang-panting-belajar-komputer.html/nasib-guru-gaptek" rel="attachment wp-att-807"><img class="alignleft size-medium wp-image-807" title="nasib guru gaptek" src="http://www.kursus-privat.com/wp-content/uploads/2011/12/nasib-guru-gaptek-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Pelaksanaan PLPG beberapa bulan ke depan membuat para guru menjadi sibuk mempersiapkan diri. Bukan hanya mempersiapkan segi finansial, keterampilan juga ikut diasah. Termasuk keterampilan mengoperasikan komputer.</p>
<p>Beberapa guru di Jember mengeluh tidak mampu menjalankan komputer. Padahal di PLPG, yang merupakan syarat mendapat sertifikat guru profesional, guru diwajibkan membawa laptop untuk mempresentasikan hasil kerjanya.</p>
<p>“Wah, pegang mouse saja sulit apalagi harus ngetik,” kata Ibu Fatma, seorang guru di salah satu sekolah negeri di Jember.</p>
<p>Bu Fatma lebih jauh mengatakan kalau dirinya berusaha keras mengikuti pelatihan komputer dua bulan belakangan ini. Namun dia mengakui ternyata sulit untuk menyerap keterampilan itu dengan cepat.</p>
<p>“Sudah tahu cara menghidupkan komputer juga mematikan. Tapi ya gitu. Begitu masuk, mau apa nih, gak bisa apa-apa. Bengong aja di depan komputer. Klak klik gak muncul-muncul Microsoft Word-nya,” ujar Bu Fatma sambil terkekeh.</p>
<p>Bu Suci, seorang guru Matematika mengaku belajar komputer dari anaknya. Setiap ada waktu luang tanpa malu-malu dia minta putrinya yang saat ini duduk di bangku SMA untuk mengajari mengoperasikan komputer.</p>
<p>“Ternyata otak tua kalah sama otak muda. Saya malah bolak-balik dimarahi anak saya karena salah pencet.”</p>
<p>“Betul kata pepatah, belajar di hari tua bagai menulis di atas air,” Bu Suci berkata disambut gelak tawa guru yang sedang berkumpul di ruang guru.</p>
<p>Dinas Pendidikan Jember rencananya akan melaksanakan PLPG awal Juli mendatang. Pelatihan Profesi Guru ini bertempat di Universitas Jember selama 90 hari.</p>
<p>Selama pelatihan, guru di dibekali keterampilan dan materi-materi keguruan. Di akhir pelatihan ada post test yang menentukan kelayakan guru mendapat sertifikat pendidik atau tidak.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kursus-privat.com/nasib-guru-gaptek-pontang-panting-belajar-komputer.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar  Komputer Dari 0 Sampai Menjadi Kompasianer</title>
		<link>http://www.kursus-privat.com/belajar-komputer-dari-0-sampai-menjadi-kompasianer.html</link>
		<comments>http://www.kursus-privat.com/belajar-komputer-dari-0-sampai-menjadi-kompasianer.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2011 12:08:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asep</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[guru komputer]]></category>
		<category><![CDATA[les komputer]]></category>
		<category><![CDATA[privat komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kursus-privat.com/?p=802</guid>
		<description><![CDATA[Waktu itu pertengahan September 2007. Suhu udara sangatlah menggerahkan. Maklumlah Kota Kupang sebagai ibu kota Nusa Tenggara Timur identik dengan kegersangan dan suhu udara yang memanggang kulit. Saya bersama 50-an mahasiswa semester III, Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah (PBSID) Universitas Nusa Cendana Kupang, sudah duduk di depan komputer. Ibu dosen mata kuliah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.kursus-privat.com/belajar-komputer-dari-0-sampai-menjadi-kompasianer.html/belajar-komputer-dari-0" rel="attachment wp-att-803"><img class="alignleft size-medium wp-image-803" title="belajar komputer dari 0" src="http://www.kursus-privat.com/wp-content/uploads/2011/12/belajar-komputer-dari-0-300x226.jpg" alt="" width="300" height="226" /></a>Waktu itu pertengahan September 2007. Suhu udara sangatlah menggerahkan. Maklumlah Kota Kupang sebagai ibu kota Nusa Tenggara Timur identik dengan kegersangan dan suhu udara yang memanggang kulit. Saya bersama 50-an mahasiswa semester III, Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah (PBSID) Universitas Nusa Cendana Kupang, sudah duduk di depan komputer. Ibu dosen mata kuliah Aplikasi Komputer (Aplikom) mulai menghidupkan <em>LCD Projector </em>lalu berkotek-kotek tentang seluk-beluk pengoperasian komputer bagi pemula.</p>
<p>Tak satu juga penjelasan dosen yang saya mengerti, apalagi digunakan istilah komputer yang baru saya dengar seperti <em>mouse, keyoard, start, microsoft office, backspare, enter, save, </em>dan sebagainya. Jantung hanya berdetak keras dan darah sepertinya membanjir dalam nadi di siang bolong. Ruang kuliah komputer (Pusat Komputer, Universitas Nusa Cendana, Kupang) yang sudah tertutup, tidak ber-AC dan berdebu melengkapi penderitaan saya tentang kegagapan teknologi.</p>
<p>Layar monitor komputer yang di hadapan beberapa teman kemudian menyala, berwarna hitam bertuliskan <em>windows </em>lalu berwarna biru<em> </em>sampai menampilkan gambar (<em>desktop backgroud</em>) dengan beberapa gambar kecil di dalamnya (<em>shortcurt</em>). Entah tombol apa yang ditekan lagi, teman-teman saya itu lalu mulai mengetik tulisan di layar monitor komputer.</p>
<p>Saya makin bingung dan berkeringat dingin. Saya bertanya kepada teman di belakang dan samping kiri tentang cara mengoperasikan komputer namun mereka rupanya juga senasib dengan saya. Ketika berpaling ke teman di samping kanan, dia sepertinya baru mau menyalakan komputer. Rupanya dia cukup menguasai pengoperasian komputer. Walau demikian, saya tidak bertanya kepadanya namun hanya melihat dan mengikuti cara dia menekan tombol-tombol di komputer. Syukurlah, walau dengan jari yang kaku dan gemetaran, akhirnya saya berhasil membuka <em>microsoft office word </em>dan mulai mengetik. Kesulitannya adalah saya memerlukan beberapa detik untuk mencari dan menekan satu huruf saja di<em>keyboard.</em></p>
<p>Setelah beberapa menit, saya berhasil mengetik dua baris puisi. Di tengah semangat yang bergelora untuk belajar menggunakan komputer, listrik padam mendadak. Kuliah Aplikom akan dilanjutkan pada minggu berikutnya. “Huh!” Saya kesal namun senangnya luar biasa karena untuk pertama kalinya dalam hidup, pada waktu itu saya berhasil memegang komputer secara langsung hingga mengetik dua baris puisi.</p>
<p>Sewaktu duduk di bangku kelas III SMA pada 2006, memang ada mata pelajaran Teknik Informasi Komputer (TIK) namun mata pelajaran baru itu hanya untuk murid kelas I dan III. Akibatnya saya dan teman-teman seangkatan tidak bisa belajar tentang komputer. Saya juga tidak bisa belajar secara otodidak karena di ibu kota kecamatan, tempat tinggal saya waktu itu, komputer hanya bisa dilihat di instansi-instansi pemerintah. Tempat kursus komputer atau rental komputer juga belum ada.</p>
<p>Setelah tamat SMA, saya melanjutkan pendidikan di Prodi PBSID, Universitas Nusa Cendana, pada 2006. Dengan kegagapan teknologi, saya datang dari Niki niki, sebuah ibu kota kecamatan yang berjarak 149 Km dari Kota Kupang. Waktu itu, telepon genggam saja tidak bisa dioperasikan apalagi komputer. Setiap tugas dari dosen yang harus diketik dengan komputer, saya serahkan kepada petugas rental komputer yang menjamur di Kota Kupang. Walau sudah membayar jasa pengetikan dan <em>print out,</em>hasilnya kerap menjengkelkan karena tulisan tangan saya diketik tanpa memperhatikan tanda baca dan sering kurang huruf. Mungkin karena petugas di rental itu mengetiknya dengan terburu-buru lalu tida mengieditnya.</p>
<p><span id="more-802"></span></p>
<p>Menggunakan jasa rental komputer untuk pengetikan berlangsung selama saya berada di semester I-III. Setelah ujian akhir pada semester III, saya mengetahui nilai Aplikom (3 SKS) adalah 1 atau D. Tentu saya merasa sangat terpukul namun nilai yang buruk itu menjadi motivasi untuk belajar mandiri dalam mengoperasikan komputer. Saya hendak mengikuti kursus komputer tetapi biayanya mahal, belum lagi jadwal kuliah padat.</p>
<p>Saya sangat bersyukur ketika di kampus ada fasilitas komputer (belasan unit) yang boleh kami pakai sepuasnya asalkan sudah mendaftar menjadi anggota pemakai dengan biaya Rp. 20.000,00. Keberadaan belasan komputer di kampus membuat saya mulai belajar menggunakan komputer pada semester IV dengan berbekal secuil ilmu komputer yang diproleh pada semester III.</p>
<p>Sesudah mendaftar sebagai pemakai komputer tersebut, saya rajin berada di depan monitor komputer dan mengutak-atik berbagai program yang ada. Begitu pintu ruang komputer itu dibuka petugas, saya langsung menuju salah satu komputer dan mulai bekerja dengan <em>microsoft office word </em>dan akan beranjak dari duduk kalau ruangan itu hendak ditutup petugas<em>. </em>Selain mengetik tulisan, saya suka membuat <em>word art</em>, atau objek berwarna dengan <em>autoshapes</em> yang ada. Setelah sekian lama bermain dengan <em>microsoft office word, </em>saya mencoba membuka <em>microsoft office power point. </em>Ternyata saya lebih menyukainya karena bisa membuat tayangan teks dan gambar dengan berbagai model animasi. Saya juga kemudian belajar mengedit foto dengan <em>photoshop </em>dan<em> </em>membuat klip <em>movie</em> dari kumpulan foto dengan <em>movie maker.</em></p>
<p>Semangat untuk belajar komputer semakin melonjak ketika komputer-komputer di kampus mulai dipasangi jaringan internet. Saat itu saya belum bisa mengakses internet. Suatu hari, seorang teman kuliah yang juga baru tahu cara membuat <em>email </em>dari kakaknya, mencoba membuat <em>email </em>sementara saya hanya memperhatikan dari sampingnya. Keesokan harinya, saya mencoba cara membuat <em>email</em>dan sukses. Itulah pertama kali dalam hidup, saya mengakses internet pada usia 19 tahun.</p>
<p>Sesudah itu, saya mulai belajar mengakses internet dengan mesin pencari. Saya tidak hanya mengakses internet di kampus namun mulai memberanikan diri menggunakan jasa warnet, terutama untuk mencari bahan/materi perkuliahan. Saya sering menemukan materi perkuliahan itu di blog-blog pribadi. Hal ini kemudian mendorong saya mencari tahu cara membuat blog. Dengan sebuah buku panduan, saya berhasil membuat blog pribadi pada Agustus 2009. Sejak memiliki blog, saya mulai rajin menulis untuk mengisi blog. Saya juga sering mempelajari dan menerapkan tips dan trik mempercantik blog dengan berbagai <em>widget.</em></p>
<p>Pada akhir 2009, <em>facebook </em>mulai <em>ngetrend </em>di kalangan teman-teman kuliah saya. Mereka mulai berlomba-lomba membuat akun <em>facebook. </em>Waktu itu saya belum mengenal media jejaring sosial ini namun setelah melihat cara membuat akun dari seorang teman, saya mencoba membuat sebuah akun. Ternyata mengasyikan juga, apalagi bisa berhubungan dengan banyak orang dari berbagai belahan dunia.</p>
<p>Saya yang dahulu lelaki yang gagap teknologi informasi dan komputer, kini sudah menjadi <em>bloger </em>dan<em>facebooker. </em>Saya kemudian kecanduan komputer dan internet. Kalau sehari tidak berada di depan komputer untuk mengetik, mengedit foto atau mengakses internet, rasanya seperti mau gila. Kalau sudah duduk di depan komputer, biar tidak makan seharian juga tidak lapar.</p>
<p>Memasuki tahun 2009, ada <em>trend</em> baru di kalangan mahasiswa di Kota Kupang yaitu memiliki computer (<em>Personal Computer</em>/PC) atau laptop. Sejak itu saya mulai menabung untuk membeli laptop. Beberapa bulan menabung, akhirnya saya memiliki sebuah laptop. Dengan memiliki laptop, saya semakin menguasai pengoperasian berbagai program komputer dan internet. Saya juga sering membantu teman-teman untuk menginstal perangkat lunak di komputernya dan membantu mengoperasikan berbagai program komputer.</p>
<p>Memiliki laptop ber-<em>wireless</em> juga memudahkan saya dalam mengkases internet, apalagi di Kota Kupang tersedia beberapa penyedia <em>hot spot </em>gratis. Saya selalu berseluncur di dunia maya, terutama mengutak-atik <em>blog</em> dan <em>facebook. </em>Belakangan, saya membuat akun <em>twitter </em>namun karena banyak teman yang belum membuat <em>twitter</em>, akhirnya akun<em> </em>itu saya terlantarkan.</p>
<p>Setiap kali <em>online, </em>akun <em>facebook-</em>lah yang saya buka. Kalau sudah membukanya, saya tinggal mengklik alamat blog saya yang masukan di <em>facebook.</em> Setelah blog terbuka, saya pasti mengklik berbagai situs yang alamatnya di-<em>paste </em>di blog tersebut. Salah satu situs yang sering saya klik yaitu kompas.com.</p>
<p>Suatu hari, ketika membaca Kompas (cetak) di perpustakaan, saya menemukan informasi kalau siapa saja boleh mengirim foto ke Kompas dan foto pilihan akan dimuat pada koran ini. Salah satu syaratnya dengan regitrasi ke Klinik Fotografi Kompas (KFK) yang berada dibawah Kompas. Saat mengklik kompas.com, saya lalu registrasi pada awal Januari 2011, dengan maksud membuat profil di KFK sehingga suatu saat kalau memiliki kamera yang bagus, saya bisa menjepret dan mengirim foto ke KFK. Ternyata setelah registrasi, saya tidak hanya bisa membuat profil di KFK namun juga di <em>Citizen Image,</em>Kompasiana dan berbagai ruang yang ada di kompas.com.</p>
<p>Semula saya kira Kompasiana hanya digunakan oleh para wartawan Kompas. Pada 15 Desember 2011, saya tidak sengaja mengklik kompasiana.com dan saya baru tahu kalau situs ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mempublikasikan tulisan atau foto. Syarat, ketentuan dan sejumlah aturan di Kompasiana lalu saya baca dan langsung membuat profil Kompasianer karena sebelumnya saya sudah registrasi di kompas.com. Hari itu juga saya menjadi seorang kompasianer dan langsung menulis sebuah puisi dan menambahkan beberapa kompasianer menjadi teman. (048)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kursus-privat.com/belajar-komputer-dari-0-sampai-menjadi-kompasianer.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Komputer Sendiri</title>
		<link>http://www.kursus-privat.com/belajar-komputer-sendiri.html</link>
		<comments>http://www.kursus-privat.com/belajar-komputer-sendiri.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2011 12:00:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asep</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[guru komputer]]></category>
		<category><![CDATA[les komputer]]></category>
		<category><![CDATA[privat komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kursus-privat.com/?p=798</guid>
		<description><![CDATA[Kasihan juga lihat anak tetangga ngelamar kesana-kesini tidak diterima. Iseng-iseng saya ngobrol dengannya. “Gimana? dah dapet kerjaan belum?”. “Belum Mas..” dah coba berkali-kali tapi masih belum ada panggilan juga”. “Lho kamu kan lulusan D3? D3 Sistem informatika ya?”. “Iya Mas…”. “Memangnya ngelamar sebagai apa saja?”. “Jadi kurir dan jadi staff administrasi Mas..”. “Lho, kok ga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.kursus-privat.com/belajar-komputer-sendiri.html/belajar-komputer-sendiri" rel="attachment wp-att-799"><img class="alignleft size-full wp-image-799" title="belajar komputer sendiri" src="http://www.kursus-privat.com/wp-content/uploads/2011/12/belajar-komputer-sendiri.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a>Kasihan juga lihat anak tetangga ngelamar kesana-kesini tidak diterima. Iseng-iseng saya ngobrol dengannya.</p>
<p>“Gimana? dah dapet kerjaan belum?”. “Belum Mas..” dah coba berkali-kali tapi masih belum ada panggilan juga”. “Lho kamu kan lulusan D3? D3 Sistem informatika ya?”. “Iya Mas…”. “Memangnya ngelamar sebagai apa saja?”. “Jadi kurir dan jadi staff administrasi Mas..”. “Lho, kok ga sesuai sama bidang kesarjaanaan kamu sih?, kamu bisa jadi programer atau jadi Ti”.</p>
<p>“Itu dia Mas, saya udah bosen hadapin masalah-masalah komputer, cukup tiga tahun aja deh pusing sama hal-hal begituan (coding program)”.</p>
<p>Sementara itu, di dunia komputer sendiri, tenaga-tenaga TI banyak diisi oleh pekerja yang “tidak” memiliki latar belakang TI. Ada sarjana pertanian, ekonomi, Teknik sipil atau MIPA, termasuk Saya … saya Lulusan dari Teknik Industri, tetapi sekarang lebih fokus untuk menggeluti dunia IT beserta keluarganya .</p>
<p>Jadi apa gunanya Ijazah dong?</p>
<p>Ijazah tetap ada gunanya. Itu sebagai ukuran kemampuan orang yang dinilai dengan Angka. Tapi sayangnya kebenarannya (nilai yang didapat dengan skill sebenarnya) tidak dijamin.</p>
<p>Di dunia komputer sendiri, menempuh jalur otodidak buat saya lebih mengasyikan. Bahkan beberapa pakar internet mengawali belajarnya lewat jalur otodidak.</p>
<p>Kualitas ilmu komputer yang didapat antara belajar lewat jalur otodidak dengan sekolah formal, agak berbeda tipis.</p>
<p>Kekuatan orang belajar komputer secara otodidak adalah, mereka umumnya menguasai hal-hal yang berbau penerapan langsung atau aplikasi, mereka mampu mem-presentasikan kemampuan yang mereka tawarkan kepada pihak lain. Maklum saja, si otodidak sudah terbiasa menjalin komunikasi dengan beberapa orang untuk menggali ilmu dari sumber lain ketika melakukan proses belajar. Jadi kalau bicara langsung ketujuan. Lalu bagaimana dengan jalur sekolah formal?</p>
<p>Sekolah formal juga memiliki kelebihan pada penjelasan yang masuk akal secara teoritis. Jadi jika lawan bicaranya berlatar belakang sama, pembicaraan pun akan cepat nyambung. Sehingga deal-deal bisnis cepat mencapai kata sepakat.</p>
<p>Sekali lagi, Buat saya, jalur otodidak lebih rasional, siapapun bisa mencicipi, karena biayanya super murah. Modalnya:</p>
<ul>
<li>Kemauan (tanpa biaya),</li>
<li>buku bekas atau majalah bekas ( kisaran 10ribu s/d 50 rb),</li>
<li>ke warnet (5ribu/ 3 jam).</li>
</ul>
<p>Tapi tiap orang beda-bedalah..kalau Anda punya uang silahkan saja sekolah komputer ke luar negri..Kalau tidak ada dana, belajar cara otodidak lebih masuk akal sepertinya. (bbg.047)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kursus-privat.com/belajar-komputer-sendiri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiada korelasi bahasa Inggris dengan kecerdasan</title>
		<link>http://www.kursus-privat.com/tiada-korelasi-bahasa-inggris-dengan-kecerdasan.html</link>
		<comments>http://www.kursus-privat.com/tiada-korelasi-bahasa-inggris-dengan-kecerdasan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Dec 2011 00:39:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asep</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[guru bahasa inggris]]></category>
		<category><![CDATA[kursus bahasa inggris]]></category>
		<category><![CDATA[privat bahasa inggris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kursus-privat.com/?p=789</guid>
		<description><![CDATA[Kecerdasan tidak berhubungan dengan penguasaan bahasa Inggris maupun bahasa-bahasa asing lainnya, kata pakar pendidikan dan kebudayaan, Prof Dr Daoed Joesoef, Minggu di Bogor. &#8220;Tidak ada keharusan menguasai ilmu pengetahuan tertentu dengan bahasa Inggris. Kecerdasan tidak ada kaitannya dengan bahasa Inggris,&#8221; kata Prof Dr Daoed Joesoef. Prof Dr Daoed Joesoef dikenal sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.kursus-privat.com/tiada-korelasi-bahasa-inggris-dengan-kecerdasan.html/tiada-korelasi-bahasa-inggris-dengan-kecerdasan" rel="attachment wp-att-792"><img class="alignleft size-medium wp-image-792" title="Tiada korelasi bahasa Inggris dengan kecerdasan" src="http://www.kursus-privat.com/wp-content/uploads/2011/12/Tiada-korelasi-bahasa-Inggris-dengan-kecerdasan-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Kecerdasan tidak berhubungan dengan penguasaan bahasa Inggris maupun bahasa-bahasa asing lainnya, kata pakar pendidikan dan kebudayaan, Prof Dr Daoed Joesoef, Minggu di Bogor.</p>
<p>&#8220;Tidak ada keharusan menguasai ilmu pengetahuan tertentu dengan bahasa Inggris. Kecerdasan tidak ada kaitannya dengan bahasa Inggris,&#8221; kata Prof Dr Daoed Joesoef.</p>
<p>Prof Dr Daoed Joesoef dikenal sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada zaman Orde Baru.</p>
<p>Pada Minggu, Prof Daoed didapuk sebagai narasumber &#8220;Lokakarya Penajaman Peran dan Fungsi Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan&#8221; di Hotel Salak, Bogor.</p>
<p>Dia mengangkat materi dengan judul &#8220;Peran Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud dalam rangka Menghadapi Tantangan Abad 21&#8243;.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Prof Daoed menyoroti mulai memudarnya budaya bangsa, termasuk kesalahan persepsi tentang penggunaan bahasa Inggris di dunia pendidikan.`</p>
<p>Menurutnya, bahasa Inggris boleh dipelajari sebagai bahasa pergaulan dengan dunia asing, namun bukan faktor terpenting yang bisa mempengaruhi kecerdasan seorang anak didik apalagi kualitas pendidikan dalam arti luas.</p>
<p>&#8220;Bahasa Inggris bukan segala-galanya untuk menularkan kecerdasan kepada anak didik. Tidak ada hubungan antara bahasa Inggris dengan kualitas pendidikan,&#8221; terang dia.</p>
<p>Prof Daoed Yoeseof lantas memberikan contoh, dua peraih nobel fisika asal Jepang tidak mampu berbicara bahasa Inggris. &#8220;Dua peraih nobel fisika dari Jepang tidak bisa bahasa Inggris. Ini menunjukkan, tidak ada kaitan antara bahasa Inggris dengan kecerdasan,&#8221; demikian Prof Dr Daoed Joesoef.  (bbg.046))</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kursus-privat.com/tiada-korelasi-bahasa-inggris-dengan-kecerdasan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

