Alasan Kursus Privat

March 12, 2009 by  
Filed under Tips Belajar

why1Mengapa memilih kursus privat? — Saat ini dunia pendidikan berkembang dengan pesat.  Standar naik kelas, kelulusan, ujian masuk sekolah, hingga ujian masuk universitas semakin tinggi ditetapkan setiap hari.  Sayangnya, hal ini sangat jarang diimbangi dengan peningkatan pembelajar berkualitas di sekolah maupun intitusi formal yang ada. Maka, tak sedikit siswa yang menempuh pembelajaran setelah lepas sekolah, misal mengikuti kursus, bimbingan belajar maupun les/kursus privat.

Namun kali ini kita akan membahas beberapa keunggulan kursus privat.  Dengan sifatnya yang lebih personal, kursus privat memiliki beberapa keunggulan dibanding alternatif pembelajaran lainnya, sebagai berikut:

  1. Belajar menjadi lebih menyenangkan karena guru memposisikan diri sebagai sahabat.
  2. Siswa menjadi tidak sungkan untuk bertanya semua hal tentang kesulitan belajar yang dialaminya di Sekolah.
  3. Monitoring siswa yang intensif baik dari guru maupun orang tua siswa.
  4. Sistem belajar yang fleksibel sesuai dengan kebutuhan siswa
  5. Siswa akan lebih termotivasi untuk belajar di Rumah karena ada guru yang selalu siap untuk diajak konsultasi.
  6. Kecepatan pembelajaran, dapat disesuaikan dengan kecepatan pemahaman oleh siswa. Sehingga semua materi dapat dipahami oleh siswa
  7. Memanfaatkan waktu luang di rumah untuk belajar

Semoga bermanfaat. selamat memilih lembaga privat.

Tips Belajar Efektif

March 9, 2009 by  
Filed under Tips Belajar

belajarTips Belajar Efektif ala The Private — Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr/pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara  terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik.

Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :

1. Belajar Kelompok

Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.

2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran

Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.

3. Membuat Perencanaan Yang Baik

Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.

4. Disiplin Dalam Belajar

Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.

5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya

Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, temanatau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami.  Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman.

6. Belajar Dengan Serius dan Tekun

Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.

7.  Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.

8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian

Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.

Semoga tips cara belajar yang benar ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua.

Tips Memilih Guru Privat

March 5, 2009 by  
Filed under Tips Belajar

ngajiprivat1Tips Memilih Guru Privat bagi Orang Tua. — Cukup banyak para orang tua yang pusing ketika melihat hasil belajar anak yang tak kunjung membaik. Walaupun sudah diikutkan berbagai macam les dan kursus privat, nilai sang anak tetap  juga tidak berubah. Apakah penyebab dari semua ini, salah guru privat, anak atau mungkin orang tua?

Menurut penelitian yang kami lakukan, ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini:

Pertama, mungkin anda selaku orang tua, kurang memahami kemauan anak dengan selalu memaksakan kehendak anda kepadanya.

Kedua, mungkin ada masalah belajar yang dialami oleh anak anda, cobalah konsultasikan dengan guru privat, guru kelas atau bimbingan konselingnya,

Ketiga, kemampuan anak yang tidak pada bidang tersebut. Jika nilai matematika anak anda merah, cobalah lihat nilai anak anda pada mata pelajaran lain, pasti anak anda mempunyai nilai menonjol dibandingkan dengan mata pelajaran lain.

Keempat, coba rubahlah gaya belajar, ruangan belajar baik dari segi pencahayaan, warna kamar, letak AC, dan dekorasi rak buku. lakukan perubahan ini bersama anak anda.

Setelah memperhatikan faktor internal, coba perhatikan faktor eksternal, misal bagaimana lingkungan sekolah anak anda, baik teman-temannya maupun cara pengajaran gurunya serta  pengajaran guru privatnya. Untuk anda yang hendak memilih guru privat ada beberapa tips yang bisa anda coba:

1. Guru Privat yang Muda, Nah, guru privat seperti ini biasanya memiliki sejuta ide buat membangkitkan semangat belajar anak anda.

2. Yang sesuai dengan kompetensinya, jika guru matematika maka disarankan berasal dari jurusan matematika

3. Lihat cara mengajarnya, biasanya mahasiswa kependidikan mempunyai nilai plus untuk hal ini.

Semoga tips memilih guru privat ini bermanfaat bagi Anda.

10 Tips Bermanfaat Saat Ujian

March 4, 2009 by  
Filed under Tips Belajar

quiz_pencilSepuluh Tips Saat Ujian:
Ketika Anda melakukan ujian, Anda sedang mendemonstrasikan kemampuanmu dalam memahami materi pelajaran, atau dalam melakukan tugas-tugas tertentu. Ujian memberikan dasar evaluasi dan penilaian terhadap perkembangan belajarmu. Ada beberapa kondisi lingkungan, termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang mempengaruhimu dalam melakukan ujian.

Sepuluh tips untuk membantu Anda dalam mengerjakan ujian:

1. Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.

Bawalah semua alat tulis yang Anda butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.

2. Tenang dan percaya diri.

Ingatkan dirimu bahwa Anda sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik.

3. Bersantailah tapi waspada.

Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan Anda mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak.

4. Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)

Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika Anda membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.

5. Jawab soal-soal ujian secara strategis.

Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang Anda ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya Anda kerjakan adalah:

  • soal paling sulit,
  • yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya,
  • memiliki nilai terkecil.

6. Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.

Mula-mulai, abaikan jawaban yang Anda tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat Anda abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika Anda tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila Anda yakin akan koreksi yang Anda lakukan.

7. Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.

Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin Anda tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak Anda diskusikan dulu.

8. Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.

Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.

9. Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.

Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah Anda menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa Anda telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.

10. Analisa hasil ujianmu.

Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.

Sumber: Landsberger, Joe. Ten Tips for Test Taking (dari CD MEDIA UM-UGM)

Pakai Bahasa Asing Bukti Mentalitas Terjajah

December 13, 2011 by  
Filed under Tips Belajar

Penggunaan istilah bahasa asing dalam kegiatan resmi maupun umum kini kian memprihatinkan, sehingga dapat mengancam dalam perkembangan bahasa Indonesia sebagai bahasa kebangsaan kita sendiri.

Gejala semacam ini tidak terlepas dari mental bangsa Indonesia yang masih merasa sebagai bangsa terjajah. Maka tak heran, warga biasa maupun pejabat publik akan merasa hebat dan lebih percaya diri jika mengutip bahasa asing dalam percakapan mereka dalam kehidupan sehari  - hari maupun dalam kegiatan umum.
Read more

Bahasa Indonesia Mulai Dipelajari Negara Asing

December 12, 2011 by  
Filed under Tips Belajar

Pada tahun ini, Pusat Bahasa kembali melibatkan para penutur bahasa Indonesia dari negara asing dalam semarak Bulan Bahasa 2011.

Koordinator intern Pusat Bahasa Yeyen Maryani telah menjelaskan, hal ini sesuai dengan kenyataan bahwa bahasa Indonesia sudah mulai dipelajari di berbagai negara diantaranya Australia, Jepang, Korea, Filipina,  Amerika Serikat, Mesir, dan juga China.

Mereka sangat tertarik untuk mempelajari dan memahami bahasa indonesia yang memang gaya bahasanya sangat indah dan menawan fakta ini mencuat karena adanya lagu-lagu yang berasal dari indonesia sering di dengar oleh seluruh negara asing sehingga mereka mulai tertarik untuk mempelajari dan memahami bahasa indonesia secara detail. Read more

Lulusan Kampus Jepang Tak Fasih Bahasa Inggris

December 11, 2011 by  
Filed under Tips Belajar

Para Alumni perguruan tinggi di Jepang umumnya tidak bisa berbahasa Inggris. Fakta ini mencuat setelah kejutan muncul setelah disalah satu perusahaan toko online terbesar di Jepang, Rakuten.

Mulai tahun depan, perusahaan ini meminta 6.000 karyawannya harus lancar berbahasa Inggris untuk berkomunikasi. Level eksekutif yang tidak bisa memenuhi permintaan ini akan dipecat, serta dimasukkan dalam peringkat dan disimpan dalam file, yang mana bisa menjadi jalan untuk memblokir promosi.

Perubahan dramatis yang dibuat pendiri Rakuten, Hiroshi Mikitani ini membuktikan keyakinan lama bahwa bahasa Inggris merupakan bahasa internasional dan bahasa bisnis global. Hal ini, bagaimanapun, memperlihatkan kondisi jangka panjang atas lulusan universitas Jepang yang tidak fasih dalam bahasa dunia. Read more

Efektif Ajari Anak Belajar Bahasa Asing

December 11, 2011 by  
Filed under Tips Belajar

Selain bahasa ibu, anak perlu menguasai bahasa-bahasa asing lainnya, bahasa Inggris misalnya. Agar cepat fasih, tambah kosakata secara rutin kepada sang anak. Salah satu caranya dengan membiasakan anak membuka kamus.
Bahasa menjadi alat komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan anak akan mengenal bahasa sejak dari dalam kandungan ibu dan setelah lahir, maka bahasa ibulah yang diperkenalkan pertama kali kepada anak.  Dikatakan oleh doktor sekaligus ahli linguistik terapan dari Universitas Katolik Atmajaya Jakarta, Nany Setyono Kurnia, pemerolehan bahasa ibu atau bahasa jati merupakan pemerolehan bahasa yang paling mudah ditangkap oleh anak.

”Bahasa yang dikeluarkan oleh ibu akan didengar dan diterima dengan baik seutuhnya oleh anak dan biasanya akan direkam secara keseluruhan dengan baik,” ungkap pakar linguistik lulusan Victoria University of Welington, Selandia Baru. Read more

Siswa Korea Paling Pintar Membaca dengan Komputer

December 11, 2011 by  
Filed under Tips Belajar

Para Siswa di Korea Selatan paling pintar membaca saat belajar di sekolah, menggunakan komputer dan internet. Ini merupakan hasil survei yang dilakukan Organisasi untuk Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi (OECD).

Survei yang telah dilakukan atas 19 negara anggota dan bukan anggota OECD itu menyimpulkan, negara yang ada di bawah Korsel adalah Selandia Baru, Australia, Jepang, Hong Kong dan Islandia.

Pada tahun 2009 yang lalu, tes ini memberikan tugas kepada siswa untuk Read more

Siswa SMP Di Inggris Ciptakan Alat Bantu Belajar Bahasa Inggris

December 11, 2011 by  
Filed under Tips Belajar

Selain bahasa ibu, anak perlu menguasai bahasa asing lainnya, bahasa Inggris misalnya. Agar cepat fasih, tambah kosakata secara rutin kepada anak. Salah satu caranya dengan membiasakan anak membuka kamus.
Bahasa menjadi alat komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan anak akan mengenal bahasa sejak dalam kandungan dan setelah lahir, maka bahasa ibulah yang diperkenalkan pertama kali kepada anak.  Dikatakan oleh doktor sekaligus ahli linguistik terapan dari Universitas Katolik Atmajaya Jakarta, Nany Setyono Kurnia, pemerolehan bahasa ibu atau bahasa jati merupakan pemerolehan bahasa yang paling mudah ditangkap oleh anak. Read more

Next Page »