Bahasa Indonesia Harus Mendunia

December 6, 2011 by  
Filed under Berita

Bahasa Indonesia harus terus dikedepankan sebagai alat komunikasi dalam kehidupan kita sehari-hari dan kegiatan itu dilaksanakan supaya bahasa Indonesia itu bisa dikenal dan dipahami oleh masyarakat dunia seperti bahasa Inggris, terutama dalam era globalisasi dan modernisasi.

Kepala Sub Bidang Pembakuan dan Kodifikasi Pusat Bahasa, Bapak Dr Fairul Zabadi di Medan, Rabu, menjelaskan, warga Indonesia harus bangga dengan berkomunikasi memakai bahasa nasionalnya yaitu bahasa Indonesia, ini semua dikarenakan pada era globalisasi ini butuh mempromosikan bahasa Indonesia secara internasional.

Bahasa Indonesia sangat memiliki potensi untuk menjadi bahasa dan sastra yang “berbicara” di dunia apabila masyarakat Indonesia dapat dan mampu dihadirkan sebagai salah satu “suku global” (global-tribe) di dunia internasional.

Agar dapat menjadikan bahasa Indonesia yang dikenal sebagai bagian dari global-tribe tersebut, maka masyarakat kita harus mengutamakan bahasa tersebut dalam sehari-harinya di dunia.

Fairul mengevaluasi, tidak sedikit masyarakat kita kini memulai memakai kata-kata bahasa asing dalam kesehariannya dan meninggalkan bahasa Indonesia sebagai bahasa “gaul” mereka sendiri, masalah itu dikarenakan faktor globalisasi yang menjadikan sebuah “image” bahwa bahasa asing patut dipakai dalam kehidupan sehari-hari.

Padahal sesungguhnya, bahasa Indonesia itu harus ditempatkan setara dengan bahasa asing tersebut, sebab bahasa Indonesia itu sama baik dan benarnya dengan bahasa asing, malahan bahasa Indonesia sudah lama menyiapkan diri menghadapi era globalisasi inis.

Perubahan situasi komunikasi tutur  itu pastinya sangat berpengaruh terhadap perkembangan kosakata bahasa Indonesia yang sebagian besar berasal dari bahasa daerah dan asing.

Bahasa Indonesia dengan kosakata dan istilahnya saat ini diduga banyak mengalami “gangguan” bila diperhatikan dari fungsi dan kedudukannya sebagai bahasa Nasional.

Semua itu dapat kita lihat, dengan mudahnya kita memperoleh kata dan istilah asing yang pada hakikatnya masih bisa diisi dengan kosakata dan istilah bahasa Indonesia.

Seperti pada situasi dunia informatika ini, masyarakat saat kini sangat akrab dengan istilah “home page, download, online dan e-mail“, padahal sesungguhnya istilah tersebut dalam bahasa Indonesia dikenal dengan home page, unduh ( download), daring (online) dan pos-el (e-mail).

Masyarakat diinginkan agar bersama-sama mempromosikan dan memakai istilah-istilah tersebut supaya akrab di telinga masyarakat Indonesia bahkan dunia.

Kepala Balai Bahasa Medan, Prof Dr Amrin Saragih, MA mengatakan kembali, jika hal tersebut diteruskan, lama-kelamaan bahasa Indonesia pasti akan tergerogoti dan tercabut dari akar budayanya.

“Kita tidak ingin imperialisme ekonomi (asing) yang sudah mempropagandakan perekonomian kita, juga menular menjadi imperialisme bahasa asing yang akan merusak bahasa kita,” kata Kepala Balai Bahasa Medan, Prof Dr Amrin Saragih. (bbg.007)

 

Artikel Terkait:

Komentar Anda